Kompas.com - 09/06/2013, 14:41 WIB
|
EditorTri Wahono

CHRISTMAS ISLAND, KOMPAS.com - Kapal Australia berhasil mengangkat 13 jenazah pencari suaka yang mengapung di dekat Christmas Island, Minggu (9/6/2013). Dikhawatirkan, puluhan penumpang lainnya mengalami nasib sama setelah perahu mereka terbalik minggu lalu.

Penemuan jenazah tersebut merupakan hasil pencarian sejak Rabu lalu ketika kapal patroli Australia dari kejauhan melihat beberapa orang di atas perahu. Namun perahu itu gagal ditemukan meskipun sebuah pesawat terbang langsung menuju ke tempat itu. Tambahan pesawat terbang dan bantuan radar dilakukan Rabu dan Kamis namun tetap gagal menemukan perahu itu.

Pencarian melibatkan pesawat-pesawat Angkatan Udara Australia (RAAF), kapal Angkatan Laut, dan kapal-kapal dagang sampai sejauh 65 mil laut barat laut Christmas Island di mana perahu yang diperkirakan berpenumpang 70 orang itu terakhir kali nampak.

Kru RAAF melihat sebuah titik yang diperkirakan seseorang yang terapung mengenakan jaket penyelamat Jumat pukul 20.00, namun sebuah kapal yang melaju ke titik tersebut tidak menemukan apa-apa. Kapal-kapal yang sampai di titik tersebut hanya menemukan sebidang sampah yang mengapung. Kapal Angkatan laut dan kapal MV Athena melanjutkan pencarian.

Kedatangan pencari suaka pada minggu pertama bulan Juni mencapai 660 sehingga kedatangan tahun ini mencapai rekor dengan total lebih dari 11.300. Kapal yang diperkirakan tenggelam minggu lalu ini adalah yang kedua sejak bulan April ketika sebuah kapal pencari suaka tenggelam di perairan Jawa Barat. Hanya 14 pencari suaka diselamatkan dari sekitar 70 orang yang tak pernah ditemukan dari perahu tersebut.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X