Kompas.com - 05/06/2013, 13:05 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MATARAM, KOMPAS.com — Murdah (45), orangtua Faris (11), penderita hidrosefalus, melapor ke Ombudsman NTB, Rabu (5/6/2013),  karena dilecehkan dan diabaikan oleh dokter di RSUP NTB.

Kepada Komisioner Ombudsman NTB, Murdah melaporkan, dokter Bambang yang sempat merawat anaknya di RSUP NTB benar-benar telah mengecewakannya. "Faris belum sempat dikasih obat, bahkan infus juga cuma ditaruh di atas kasur," kata Murdah.

Menurut Murdah yang didampingi sejumlah aktivis Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Mataram, dokter Bambang juga mengatakan, anaknya tidak mungkin lagi untuk disembuhkan. "Dia bilang kepala Faris ndak mungkin lagi mengecil dan ndak akan bisa jalan. Cuma bilang begitu, terus dia pergi dengan perawat-perawat yang lain," kata Murdah.

Faris dirawat di RSUP NTB, Senin (3/6/2013), setelah sempat mengalami demam tinggi. Karena tak mendapat pelayanan yang diharapkan, Faris akhirnya dipulangkan keesokan harinya.

Menanggapi laporan ini, Adhar, Kepala Ombudsman perwakilan NTB, langsung menindaklanjuti laporan tersebut dengan menghubungi pihak rumah sakit. "Ini persoalan mendesak dan butuh penanganan segera. Jadi, kami sudah menghubungi pihak rumah sakit dan meminta mereka untuk melakukan klarifikasi siang ini," kata Adhar.

Berdasarkan data Ombudsman, selama tujuh bulan berdiri, sedikitnya sudah ada enam laporan pengaduan pelayanan publik di bidang kesehatan, dua di antaranya terkait pelayanan di RSUP NTB.

****

Informasi penyaluran bantuan untuk Mimin, hubungi: redaksikcm@kompas.com

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.