Seorang Perwira TNI AL di Kolaka Dikeroyok Warga

Kompas.com - 04/06/2013, 18:24 WIB
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com - Komandan Pos Angkatan Laut Kolaka menjadi korban penggeroyokan sekelompok warga di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara. Kasus pengeroyokan terhadap Komandan Pos AL berpangkat Letnan Dua (Letda) Meky itu terjadi di depan Pos Angkatan Laut Kolaka, Senin (3/5/2013) pukul 20.30 Wita.

"Saat itu korban yang merupakan perwira TNI AL hendak masuk ke kantor pos AL dengan menggunakan mobil Avanza. Sementara tersangka duduk di deker depan pos, saat mobil korban lewat para tersangka memukul mobil korban," terang Kapolres Kolaka AKBP Hartoyo ditemui di Markas Polda Sultra, Senin (4/6/2013).

Dijelaskannya, korban kemudian turun setelah mendengar suara mobilnya dipukul orang. Korban lalu menanyakan siapa yang telah memukul mobil, tetapi para pelaku tidak mau mengakui perbuatanya. Bahkan para pelaku mengeroyok perwira AL tersebut.

"Tidak lama mendengar keributan itu, masyarakat di sekitar kejadian berteriak sambil menyatakan, jangan dipukul itu anggota TNI. Mendengar teriakan warga, para tersangka melarikan diri, namun korban berhasil menangkap satu orang pelaku," ujar Hartoyo.

Saat ini, lanjut Hartoyo, pihaknya telah menangkap dua pelaku bernama Akbar dan Pian. Sedangkan untuk tersangka yang lain, masih dalam proses pengejaran.

"Pelaku yang ditangkap langsung digiring ke Mapolsek Kolaka, dan sekarang dibawa ke Polres Kolaka. Korban tidak terlalu parah dan tidak sempat dirawat ke RS," tandasnya.

Akibat perbuatannya, para tersangka diancam hukuman di atas lima tahun penjara sesuai dengan tindak Pidana Pengeroyokan sebagaimana diatur dalam Pasal 170 KUHPidana.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Jumlah ODP, PDP, dan Pasien Positif Bertambah, Wali Kota Bantah Solo Bebas Corona

Regional
UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

UPDATE Kasus Covid-19 di Kalsel : 1 PDP Meninggal Dunia, 8 Terkonfirmasi Positif dan 1358 ODP

Regional
UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

UPDATE Pasien Covid-19 di Sulawesi Selatan: 80 Positif, 5 Sembuh

Regional
Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Suami Istri di Kendari Positif Covid-19, Sebelumnya Kontak dengan Pasien Positif Corona

Regional
5 Orang Tertimbun Longsor di Purwakarta, 1 Tewas

5 Orang Tertimbun Longsor di Purwakarta, 1 Tewas

Regional
Bahan untuk Lab Covid-19 di Padang Kosong akibat Tertahan di Bea Cukai

Bahan untuk Lab Covid-19 di Padang Kosong akibat Tertahan di Bea Cukai

Regional
Bupati Morowali Utara Meninggal dengan Status PDP, Ini Penjelasan Tim Dokter RSWS

Bupati Morowali Utara Meninggal dengan Status PDP, Ini Penjelasan Tim Dokter RSWS

Regional
Satu PDP Covid-19 di RSUP Kandou Manado Meninggal Dunia

Satu PDP Covid-19 di RSUP Kandou Manado Meninggal Dunia

Regional
Pasien Pertama Positif Covid-19 di Pangkalan Bun Ikut Ijtima Ulama Gowa

Pasien Pertama Positif Covid-19 di Pangkalan Bun Ikut Ijtima Ulama Gowa

Regional
Wali Kota Hendi: Semarang Siap Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona

Wali Kota Hendi: Semarang Siap Bertahan di Tengah Pandemi Virus Corona

Regional
Pemkot Semarang Siapkan 180.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Pemkot Semarang Siapkan 180.000 Paket Sembako untuk Warga Terdampak Covid-19

Regional
Bupati Bogor Umumkan Jumlah Pasien Positif Corona Bertambah

Bupati Bogor Umumkan Jumlah Pasien Positif Corona Bertambah

Regional
UPDATE: 152 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Surabaya Tambah 33 Orang

UPDATE: 152 Kasus Positif Covid-19 di Jatim, Surabaya Tambah 33 Orang

Regional
Gantung Diri di Kamar, Polisi Temukan Surat PHK di Kantong Korban

Gantung Diri di Kamar, Polisi Temukan Surat PHK di Kantong Korban

Regional
PDP yang Sedang Hamil Keluhkan Fasilitas RS Melalui 'Live' Facebook

PDP yang Sedang Hamil Keluhkan Fasilitas RS Melalui "Live" Facebook

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X