Perang Spanduk Provokatif di Pilgub Bali Ditertibkan

Kompas.com - 04/06/2013, 17:09 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

DENPASAR, KOMPAS.com - Perang spanduk antara para pendukung dua pasangan calon gubernur-wakil gubernur yang bertarung di Pilgub Bali semenjak rapat pleno rekapitulasi Pilgub Bali berakhir pekan lalu, kini semakin menjadi.

Spanduk berbau provokasi antara pemenang Pilgub dan pihak yang kalah, jika terus dibiarkan dapat memancing konflik. Untuk mencegah situasi semakin panas, Satpol PP Bali mencopot spanduk-spanduk tersebut khususnya yang banyak bertebaran di kawasan Pusat Pemerintahan, Renon, Denpasar, Selasa (5/6/2013).

Sesuai aturan yang berlaku, usai kampanye Pilgub lalu seluruh peserta Pilgub tidak diperkenankan lagi memasang atribut apapun. "Tahapan Pilkada sudah selesai maka sekarang khusus di lingkungan Renon agar bebas dari spanduk dan baliho inilah yang kami tertibkan," ujar Kepala Satpol PP Provinsi Bali, Sukadana, di sela-sela penertiban.

Tidak hanya di Denpasar, rencananya Satpol PP di Kabupaten/Kota juga akan melakukan penertiban spanduk maupun baliho Pilgub Bali yang masih terpasang.

Seperti diberitakan sebelumnya, pasangan nomor urut dua Made Mangku Pastika-Ketut Sudikerta memperoleh suara 1.063.734 (50,02 persen) mengungguli pasangan nomor urut satu AA Ngurah Puspayoga-Dewa Nyoman Sukrawan dengan perolehan suara 1.062.738 (49,98 persen). Selisih suara keduanya sangat tipis hanya 996 dari 2.126.472 suara sah.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

    Garut Dinilai Paling Tidak Disiplin Jaga Jarak, Begini Respons Wabup

    Regional
    Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

    Jalan Tol Yogyakarta-Bawen Sudah Mulai Tahap Pasang Patok

    Regional
    Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

    Obyek Wisata Pulo Kodok Tegal Rusak Dihantam Tongkang Batu Bara

    Regional
    Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

    Rekor Penambahan Kasus Covid-19 Wonogiri, Sehari Bertambah 207 Pasien

    Regional
    3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

    3 Kolam Renang Air Panas di Garut Disegel Satgas Covid-19

    Regional
    KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

    KPU Akan Umumkan 16 Kepala Daerah Terpilih di Jawa Timur, Ini Rinciannya...

    Regional
    Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

    Kakek Renta di Bandung Digugat Anaknya Rp 3 Miliar, Dedi Mulyadi Siap Bela

    Regional
    Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

    Seorang Ibu Nekat Jadi Pengedar Sabu Setelah Dibujuk Anaknya yang Dipenjara, Ini Alasannya

    Regional
    Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

    Antisipasi Banjir Susulan, BPBD Kabupaten Bogor Bangun Tenda Darurat

    Regional
    Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

    Ruang Isolasi Penuh, RSUD Kota Madiun Sementara Tidak Terima Pasien Covid-19

    Regional
    Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

    Pengungsi Longsor Sumedang Butuh Makanan Siap Saji hingga Selimut

    Regional
    Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

    Kristen Gray Tawarkan Jasa Konsultasi Cara Masuk Indonesia Saat Pandemi, Tarifnya Rp 700.000

    Regional
    Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

    Diguyur Hujan Semalaman, Puluhan Rumah di Batang Terendam Banjir

    Regional
    UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

    UPDATE Gempa Sulbar: Korban Tewas Bertambah Jadi 89, 3 Orang Masih Hilang

    Regional
    Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

    Bahaya Banjir Susulan di Puncak Bogor, Warga Dilarang Kembali ke Rumah

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X