Kompas.com - 01/06/2013, 14:07 WIB
|
EditorFarid Assifa

BONE, KOMPAS.com — Pengumuman kelulusan ujian nasional (UN) tingkat sekolah menengah pertama (SMP) yang serentak digelar di sejumlah sekolah di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, diwarnai histeris hingga pingsan sejumlah siswa yang tak lulus UN.

Dari 1.175 siswa peserta UN di Palopo, sebanyak 155 orang dinyatakan tidak lulus. Siswa yang tak lulus tersebar di 20 sekolah, antara lain SMP 4 Kahu 1 orang, SMP 2 Lamuru 1 orang, SMP 2 Kahu 7 orang, SMP I Salomekko 5 orang, SMP 2 Kajuara 2 orang, SMP I kajuara 6 orang, dan SMP 2 Cina 10 orang.

Lalu SMP I Tonra 2 orang, SMP I Cina 16 orang, SMP I Ulaweng 2 orang, SMP I Duaboccoe 5 orang, SMP 6 Watampone 9 orang, SMP 2 Watampone 17orang, SMP 2 Barebbo 15 orang, SMP 2 barebbo 15 orang, SMP 3 Lappariaja 18 orang, SMP I Lappariaja 2 orang, SMP 3 Kajuara 5 orang, SMP 4 Watampone 1 orang, SMP 4 Cina 5 orang, dan SMP 3 Watampone 25 siswa.

Sementara itu, ketidaklulusan siswa di SMP 3 Watampone paling tinggi sehingga pengumuman terpaksa dilakukan di Markas Kepolisian Resor (Mapolres) Bone, sebab dikhawatirkan siswa melakukan hal-hal yang tidak diinginkan. Namun justru, belasan pelajar yang tidak lulus tersebut pingsan di halaman Mapolres Bone.

"Padahal saya tidak punya alfa masuk terus tiap hari dan dapat ranking, tapi kenapa saya tidak lulus," ucap salah seorang siswi SMP 3 Watampone sambil histeris.

Sementara di SMP 2 Watampone, sejumlah pelajar harus dievakuasi ke ruang guru lantaran pingsan saat mengetahui dirinya tidak lulus. Tingkat kelulusan di Kabupaten Bone sendiri dianggap mencapai penurunan dibanding tahun sebelumnya.

"Banyaknya siswa yang tidak lulus tahun ini, mudah-mudahan tidak terulang tahun depannya. Bagi yang tidak lulus tolong bersabar karena masih bisa ikut ujian paket B," ungkap Muchlis, Kepala SMP Negeri 2 Watampone.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.