Kompas.com - 31/05/2013, 14:44 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MIMIKA, KOMPAS.com  Tambang bawah tanah Deep Ore Zone (DOZ) di area pertambangan PT Freeport Indonesia di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Jumat (31/5/2013) pukul 13.00 WIT, runtuh. Akibat insiden ini, satu orang tewas.

Berdasarkan keterangan Ketua DPC SPSI PT Freeport Indonesia, Virgo Solossa, satu korban tewas itu adalah pekerja tambang bawah tanah yang tertimbun luncuran lumpur.

Terkait insiden ini, belum ada konfirmasi dari pihak PT Freeport Indonesia serta dari aparat kepolisian setempat. Sebelumnya, pada Selasa 14 Mei 2013 lalu, terjadi insiden runtuhnya atap tambang bawah tanah Big Gossan yang menimpa ruang kelas 11 QMS underground. Sebanyak 28 orang meninggal dalam insiden ini dan 10 orang cedera berat dan ringan. 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X