Kompas.com - 29/05/2013, 22:42 WIB
EditorFarid Assifa

SIANTAR, KOMPAS.com - Sat Reskrim Polresta Siantar mengamankan M boru Sinaga saat ingin menabung di kantor Pos yang berada di Jalan Sutomo, Kecamatan Siantar Barat.

M boru Sinaga, warga Desa Janggar Leto, Kecamatan Panei Tonga Simalungun diamankan setelah ia dilaporkan pegawai PT POS Indonesia karena memberi uang mainan pecahan Rp 100.000 sebanyak 6 lembar untuk disimpan di kantor Pos. Hal ini dikatakan Kasat Reskrim Polresta Siantar AKP Daniel Marunduri, Rabu (29/5/2013).

Daniel menceritakan, peristiwa berawal ketika M boru Sinaga mendatangi kantor Pos sekitar pukul 09.00 WIB. Perempuan yang berusia 70 tahun ini berniat untuk menabung. Sesampainya di kantor Pos dan di salah satu loket pelayanan ia langsung menyerahkan 6 lembar uang kertas mainan pecahan Rp100.000 kepada salah satu pegawai.

Melihat uang yang diserahkan, lanjut Daniel, pegawai kantor Pos langsung curiga dan menyangka uang tersebut palsu.

"Karena curiga, pegawai pos memanggil anggota polisi yang kebetulan makan di kantin kantor Pos," kata AKP Daniel di Mapolres Pematangsiantar di Jalan Sudirman.

Setelah mendapat informasi tersebut, polisi membawa tersangka ke Polresta Siantar untuk dimintai keterangan. Dari tangan tersangka pihak kepolisian menyita 6 lembar uang mainan bertuliskan "spesimen". Setelah dimintai keterangan serta informasi dari keluarga, ternyata M boru Sinaga menderita penyakit pikun dan depresi. Polisi akhirnya menyerahkan nenek 12 cucu tersebut kepada keluarga.

Sementara 6 lembar uang mainan disita polisi dan kemudian dimusnahkan. "Selain karena sakit dan pikun, kita tidak menemukan unsur pidana pemalsuan dan peredaran uang. Jadi ibu M boru Sinaga kita serahkan kepada keluarganya," kata Daniel.

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Terpisah, Juliana boru Simbolon anak dari M boru Sinaga menyatakan ibunya sudah lama menderita depresi. "Saya mengetahui ini dari teman saya yang kebetulan berada di kantor Pos juga. Mengetahui hal itu, makanya saya langsung ke kantor Pos dan pihak kantor Pos mengatakan kalau ibu saya berada di Polres Siantar," katanya saat dijumpai di Mapolresta Siantar.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X