Kompas.com - 25/05/2013, 17:29 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

KUPANG, KOMPAS.com - Pastor Vande Raring SVD, relawan pengungsi Rokatenda, Palue, Maumere, Pulau Flores, NTT, diancam orang tak dikenal. Kelompok pria dewasa itu mendatangi kompleks penginapan pengungsi di Maumere, hendak membunuh pastor tetapi pastor Vande tidak ada di tempat.

Rombongan pria dewasa itu menggunakan dua unit mobil kijang. Mereka berteriak teriak mencari pastor, yang selama ini mendampingi para pengungsi setempat.

Anas (32) salah satu pengungsi di Transito Maumere, Sabtu (25/5/2013), mengatakan, lima pria dewasa pada Rabu (22/5/2013) pukul 23.00 wita mendatangi transito. "Mereka langsung beteriak, mana Vande Raring," ujarnya, menirukan salah seorang pria berbadan gempal yang mencari pastor.

Pria itu pun melarang kaum perempuan pengungsi di transito mendatangi sejumlah instansi pemerintah, seperti Kantor Badan Penanggulangan Bencana, dinas sosial dan kantor bupati, untuk meminta bantuan.

Setelah meluapkan kemarahan sekitar 10 menit di lokasi pengungsian transito, mereka meninggalkan tempat itu, sambil meminta kepada para pengungsi agar tidak mempercayai lagi berbagai aktivitas yang dilakukan Pastor Vande di lokasi pengungsian.

Pastor Vande Raring sejak kehadiran pengungsi Rokatenda, terus membantu sekitar 900 pengungsi di Maumere. Dia mengumpulkan bahan makanan dari desa-desa berupa jagung, singkong, pisang, dan kelapa, untuk pengungsi. Dia juga memimpin aksi demo pengungsi terhadap instansi pemerintah setempat.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.