Mahasiswa Gelar "Happening Art" Kenang Hilangnya Wiji Thukul

Kompas.com - 22/05/2013, 21:17 WIB
|
EditorFarid Assifa

SUKOHARJO, KOMPAS.com — Puluhan mahasiswa menggelar happening art mengenang Wiji Thukul, aktivis yang hilang di masa Orde Baru 15 tahun lalu. Aksi yang digelar di depan kampus Universitas Muhammadiyah Surakarta pada Rabu malam (22/5/2013) tersebut diikuti belasan mahasiswa yang duduk melingkari dua buah foto Wiji Thukul. Di sekitarnya, mahasiswa menyalakan belasan obor sebagai pembatas tempat aksi dengan jalan raya.

Dalam peringatan hilangnya Wiji Thukul, mahasiswa membacakan puisi-puisi karya Wiji Thukul seperti Peringatan, Bunga dan Tembok, serta Nyanyian Abang Becak.

"Saya sangat terharu. Di saat Mas Wiji sudah mulai dilupakan, namun justru masih ada mahasiswa yang mencoba mengenang semangat Wiji dalam melakukan perlawanan," kata Hafiz, salah satu sahabat Wiji Thukul yang turut hadir di acara tersebut.

Sementara itu, menurut Sholeh Febriyanto, acara ini sebagai wujud apresiasi terhadap reformasi 1998. "Dan kita mendesak pemerintah untuk mengungkap pelaku penghilangan Wiji Thukul," kata Sholeh, koordinator aksi.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X