PRT Ini Culik Anak Majikan demi Biaya Nikah Rp 270 Juta

Kompas.com - 21/05/2013, 15:10 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Perempuan yang berprofesi sebagai pembantu rumah tangga, Dwi Indrianti Suparti (23), warga Magelang, mengaku menculik anak majikan karena membutuhkan biaya untuk menikah.

"Saya membawa Andrew Dominik agar Ibu Dewi Nurhayani meminjami saya uang Rp 270 juta. Nanti saya kembalikan," terangnya saat ditemui di Mapolsek Depok Timur, Selasa (21/5/2013) siang.

Dwi mengaku uang sebesar Rp 270 juta itu rencananya akan digunakan untuk biaya menikah dengan pasangannya, Marsam (30), yang diketahui turut membantu pelariannya. Ia menuturkan bekerja di keluarga Dewi Nurhayani dan Andreas Roy Wikan sejak 7 Mei 2013 lalu.

Lebih lanjut, Dwi mengungkapkan, aksi penculikan terjadi saat kedua majikannya sedang tidak ada di rumah. Anak berumur satu tahun yang setiap harinya dijaga dan dirawat Dwi dibawa menuju Magelang.

"Saya SMS majikan jika anaknya saya bawa," katanya.

Namun, aksi nekat perempuan asal Semarang yang tinggal di Magelang ini harus terhenti setelah polisi berhasil mengetahui keberadaanya lewat pesan singkat yang dikirim Dwi ke keluarga korban. Polisi berhasil menemukan dan meringkus Dwi Irianti dan Marsam saat keduanya sedang beristirahat di sebuah emperan toko di daerah Mertoyudan, Magelang, pada Selasa (21/5/013) dini hari.

Sementara itu, Kapolsek Depok Timur Kompol Qori Oktohandoko mengatakan, menurut pengakuan awal, pelaku Dwi butuh uang karena orangtuanya sakit. Namun, dia juga mengaku butuh biaya untuk menikah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Pelaku juga sempat mengancam ke orangtua korban jika tidak memberikan uang sejumlah yang diminta, anaknya akan dijual ke seseorang di Singapura," kata Qori.

Terkait peristiwa penculikan ini, Qori mengimbau kepada keluarga yang akan menggunakan jasa pembantu rumah tangga atau baby sister agar lebih berhati-hati. Selain itu, pastikan alamat asal dan riwayatnya.

"Banyak modus penculikan anak. Karena itu, setiap keluarga yang akan menggunakan jasa pembantu rumah tangga harus cermat dalam memilih," katanya. Kedua pelaku saat ini berada di Mapolsek Depok Timur guna penyelidikan lebih lanjut.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam Pasal 328 dengan hukuman 12 tahun penjara.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Selasa (21/5/2013) sekitar pukul 02.30 WIB, jajaran Reskrim Polsek Depok Timur menangkap pelaku penculikan Andrew Dominik (1), yakni Dwi Irianti Suparti (23) dan Marsam (30), di daerah Mertoyudan, Magelang. Andrew Dominik sendiri adalah anak pasangan Dewi Nurhayani dan Andreas Roy Wikan yang notabene majikan Dwi Irianti Suparti.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.