Panitia Perbaiki Kekurangan 2012

Kompas.com - 11/05/2013, 04:42 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Persiapan BII Maybank Marathon 2013 sudah memasuki tahap akhir. Dalam persiapan akhir itu, panitia berusaha memperbaiki kekurangan-kekurangan penyelenggaraan tahun lalu, seperti kemacetan di pelintasan maraton dan keterlambatan distribusi air minum bagi peserta.

Bali Maraton 2013, istilah lain BII Maybank Marathon, akan diadakan pada 16 Juni 2013 di Bali Safari dan Marine Park, Gianyar, Bali. Nomor yang dilombakan adalah full marathon 42,195 kilometer, half marathon 21 kilometer serta 10 kilometer, dan children’s sprint. Selain diikuti masyarakat umum, lomba maraton itu juga diikuti jago-jago maraton asal Afrika, salah satunya dari Kenya.

Tahun lalu, tiga pelari Kenya menjadi yang tercepat di kategori putra, yaitu Lilan Kennedy Kiproo, Luke Kipkemoi, dan Wilson Chepkwony. Panitia menargetkan peserta Bali Maraton tahun ini mencapai 3.000 orang.

Ketua Panitia Maraton Bali 2013 Sapto Haryo saat dihubungi Kompas, Jumat (10/5) malam, di Jakarta mengatakan, persiapan panitia sudah mencapai finalisasi. Pihaknya sudah mempelajari kekurangan tahun lalu.

Pada Bali Maraton 2012, pelintasan yang digunakan peserta maraton sempat mengalami kemacetan. Belajar dari pengalaman itu, pada Bali Maraton kali ini panitia bekerja sama dengan kepolisian di Bali agar lebih memperhatikan kondisi pelintasan. ”Di garis start dilakukan traffic management,” tuturnya.

Selain itu, pada Bali Maraton tahun lalu, distribusi air minum bagi pelari mengalami keterlambatan sehingga banyak pelari yang tidak mendapatkan air minum. ”Seharusnya di setiap tiga kilometer tersedia air minum bagi peserta. Itu PR terbesar bagi panitia tahun ini,” kata Sapto.

Belajar dari pengalaman tahun lalu, panitia sudah bekerja sama dengan relawan dalam penyediaan air minum. Para relawan itu di bawah koordinasi panitia yang berpengalaman. ”Harapannya, kesalahan tahun lalu tidak terulang tahun ini,” katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Selain berusaha memperbaiki kelemahan tahun lalu, panitia juga sedang menyelesaikan desain sejumlah perlengkapan yang akan dipasang pada rute maraton. ”Baju yang akan dikenakan para peserta maraton juga dalam proses penyelesaian,” ujarnya.

Peserta lomba Bali Maraton 2013 dari komunitas lari Indorunners, Fioney Sofyan (37), saat dihubungi Kompas, menyambut baik usaha panitia itu. Menurut Fioney, distribusi air minum bagi peserta merupakan bagian yang sangat penting.

Meski demikian, peserta juga hendaknya mengantisipasi dengan membawa air minum. ”Jangan hanya mengharapkan dari panitia saja. Apalagi, di sepanjang lintasan banyak warung yang menjual minuman,” katanya.

Fioney optimistis, panitia dapat memperbaiki kelemahan penyelenggaraan Bali Maraton tahun lalu pada Bali Maraton tahun ini. Apalagi, panitia sangat terbuka terhadap masukan dari peserta Bali Maraton tahun lalu.

Kelemahan tahun lalu, kata Fioney, tak akan mengurangi antusiasme masyarakat mengikuti Bali Maraton 2013. ”Peserta yang dari anggota komunitas lari Indorunners saja sudah 300 orang, apalagi digabung dengan komunitas lainnya,” ujarnya. (K13)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.