Bantuan Diduga Dikorupsi, Warga Ancam Lapor KPK

Kompas.com - 09/05/2013, 16:59 WIB
|
EditorBambang Priyo Jatmiko

ATAMBUA, KOMPAS.com — Bantuan rumah dari Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, diduga menyimpang karena konstruksi bangunannya tidak layak huni.

Tokoh masyarakat eks Timor Timur (Timtim), Julio Do Carmo, kepada Kompas.com, Kamis (9/5/2013), mengatakan pihaknya akan melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas bantuan yang tidak layak itu.

"Kami melihat dan diduga kuat ada indikasi penyimpangan dan penyelewengan serta tindakan korupsi secara besar-besaran oleh oknum-oknum yang menjalankan program pembangunan bantuan perumahan untuk MBR di Kabupaten Belu ini, dan tindakan ini telah merugikan negara dan kita akan melaporkan masalah ini kepada Komisi Pemberantasan Korupsi," ancam Julio.

Selain itu, menurut Julio, bantuan itu juga tidak tepat sasaran karena warga yang benar-benar miskin, baik itu warga lokal maupun warga eks Timtim, yang berhak untuk menerima bantuan perumahan tersebut, justru tidak mendapatkannya. "Yang kami tahu, Kemenpera telah menetapkan bantuan perumahan rakyat untuk Provinsi NTT, termasuk Kabupaten Belu, dengan dana sebesar Rp 1 triliiun, yang peruntukannya Rp 600 miliar untuk rehabilitasi rumah warga eks pengungsi Timtim," ungkapnya.

Dia mencontohkan, di Desa Rafae, Kecamatan Raimanuk, dalam pelaksanaanya, ternyata dari 33 rumah yang akan direhabilitasi dan rumah yang dibangun baru sama sekali tidak ada pelaksanaannya. Padahal, dalam keputusan Bupati Belu, ditetapkan 50 unit rumah khusus untuk warga eks Timtim, yakni 15 unit rumah untuk direhabilitasi dan 18 unitnya yang lainnya untuk dibangun baru. Sementara sisanya, yakni 17 unit rumah, untuk warga lokal.

"Pemerintah di satu sisi bertekad baik untuk menyelesaikan masalah, tetapi di sisi lain sesungguhnya menambah masalah baru sehingga untuk membantu jalannya program pemerintah pusat dan mengamankan uang rakyat, kami akan melaporkan masalah ini kepada pihak yang berwenang dalam hal ini KPK untuk mengusut tuntas dugaan penyalahgunaan dana bantuan bagi rakyat miskin dalam program bantuan perumahan untuk MBR," sambungnya.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Imbas Ardi Dipenjara karena Pakai Uang Salah Transfer, Anaknya Tak Bisa Dibawa Berobat

Regional
Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Teriakan “Adikku… Adikku…” Sambut Kedatangan Jenazah Korban Penembakan di Kafe RM Cengkareng

Regional
Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Bayi 6 Bulan Tinggal Bersama Ibunya di Tahanan, Karutan Lhoksukon Dihubungi Sejumlah Politikus

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 27 Februari 2021

Regional
Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Kisah Mbok Jainem, Warga Miskin yang Rumahnya Longsor akibat Luapan Sungai

Regional
Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Menkes Targetkan 38 Juta Orang Sudah Divaksin Covid-19 pada Akhir Juni 2021

Regional
Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Cabuli Remaja Keterbelakangan Mental, Seorang Pria di Agam Ditangkap

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 27 Febuari 2021

Regional
Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Diterjang Puting Beliung, Kapal Berisi Pemancing Tenggelam, 1 Tewas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Pemilik Toko di Blitar Ditemukan Tewas dengan Terikat, Pernah Kehilangan Rp 1 Miliar

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 27 Februari 2021

Regional
RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

RSUD dan Gedung DPRD Rusak Akibat Gempa Dangkal di Halmahera Selatan

Regional
Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Biaya Sewa Hotel untuk Isolasi Pasien Covid-19 di Bali Belum Dibayar Pemerintah

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 27 Februari 2021

Regional
Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Kebakaran di Kampus UII, 7 Mobil Pemadam Diterjunkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X