Mengaku Ingin "Ponsel", ABG Curi Motor Tetangga

Kompas.com - 09/05/2013, 06:28 WIB
|
EditorPalupi Annisa Auliani

SITUBONDO, KOMPAS.com - Berdalih ingin  membeli sebuah telepon genggam, seorang anak baru gede (ABG) yang hanya lulusan SD berinisial AR (17), nekat mencuri sepeda motor milik tetangganya. Namun, sebelum berhasil menjual sepeda motor curiannya, AF sudah ditangkap polisi dan ketahuan pernah melakukan kejahatan serupa.

"Saya nekat mencuri sepeda motor, karena ingin mempunyai ponsel," kata pengakuan AR kepada penyidik Satreskrim Polres Situbondo, Rabu (8/5/2013). AR dan Hayati, pemilik sepeda motor Suzuki Satria  bernopol P 6826 F, adalah warga Desa Kesambirampak, Kecamatan Kapongan, Situbondo, Jawa Timur. AR telah digelandang ke kantor Mapolres Situbondo berikut motor yang dicurinya.

Aksi pencurian yang dilakukan ABG yang satu ini terbilang cukup unik. AR masuk ke dalam rumah korban saat korban belum tidur. Diduga AR sangat memahami kondisi rumah milik korbannya, yang memang hanya bertetangga dengan selisih beberapa rumah.

Ketika korbannya tertidur, AR  membawa kabur sepeda motornya. Sepeda motor itu lalu disembunyikan di rumah temannya bernama DK (20), warga Desa Kotakan, Kecamatan Situbondo. Tapi justru dari sinilah keterlibatan AR terlacak.


Kasubag Humas Polres Situbondo AKP Wahyudi mengatakan, penangkapan tersangka AR ini berdasarkan hasil penyelidikan tim Resmob Polres Situbondo. Polisi mengembangkan penyelidikan, karena ada kemungkinan keterlibatan pelaku dalam sejumlah kasus serupa di Situbondo. "Tersangka AR langsung dijebloskan ke sel Mapolres Situbondo. AR ini ternyata seorang residivis,  ia pernah masuk penjara dalam  kasus serupa," kata Wahyudi.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Gubernur NTT: Belum Ada Kabupaten yang Serius Urus Tanaman Kelor

Regional
Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Longsor di Sejumlah Daerah, Tewaskan Warga Pasaman hingga Rumah di Kulon Progo Jebol

Regional
TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

TKI di Hong Kong Minta Masker Melalui Medsos, Bupati Magetan Akan Kirim 20.000 Masker

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Penipuan CPNS di Kebumen, Mantan Dosen dan Pensiunan PNS Jadi Tersangka

Regional
Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Ini Modus Ayah Perkosa Anak Tiri dan Keponakan di Lampung

Regional
Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Api Muncul dari Bekas Longsoran Tanah Hebohkan Warga di NTT

Regional
Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Lima Warga Diterjang Banjir dan Longsor di Pasaman, Satu Tewas dan Satu Hilang

Regional
Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Polisi Gerebek Tambang Emas Ilegal di Sungai Melawi, Satu Penambang Ditangkap Sisanya Kabur

Regional
5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

5 Fakta Penipuan Wedding Organizer di Cianjur, Tergiur Harga Murah hingga Korban Terus Bertambah

Regional
Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Tebing Longsor di Sukabumi, 5 Kepala Keluarga Diungsikan

Regional
Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Dalam 4 Tahun, 81.686 Koperasi di Indonesia Dibubarkan, Ini Sebabnya

Regional
Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Riau Bakal Hadapi Kemarau Panjang, TNI Gunakan Alat Canggih Atasi Karhutla

Regional
Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Bupati Bogor Tawarkan Liburan kepada Yusuf Sepulang dari Wuhan

Regional
Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Bocah 2 Tahun Asal Aceh Diduga Dijual di Malaysia, Ini Kronologinya

Regional
Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Korban Penipuan Wedding Organizer di Cianjur Tergiur Potongan Harga 50 Persen

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X