20 Perangkat Desa Gunung Kidul Jadi Caleg

Kompas.com - 03/05/2013, 21:42 WIB
EditorAgus Mulyadi

GUNUNG KIDUL, KOMPAS.com - Sebanyak 20 kepala desa dan perangkat desa di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengundurkan diri dari jabatannya, karena menjadi bakal calon anggota legislatif pada Pemilihan Umum 2014.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Gunung Kidul, Eko Subiantoro, Jumat (3/5/2013), mengatakan, data Komisi Pemilihan Umum (KPU) daerah ini mencatat 18 kepala desa dan dua staf desa mengajukan diri sebagai bakal calon anggota legislatif.

"Pemerintah kabupaten akan mempermudah proses pengajuan pengunduran diri perangkat desa termasuk kepala desa yang maju menjadi bakal calon anggota legislatif," katanya.

Namun, dari 20 bakal caleg ini, kata Eko, baru ada dua bakal caleg yang diusung partai politik (parpol) yang mengundurkan diri yakni Kades Pundungsari Tri Wiyono, dan Kades Rejosari Haryanto.


Ia mengatakan, mekanisme pengunduran diri kades melalui beberapa tahap yakni mengajukan surat pengunduran diri ke Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Jika disetujui, BPD baru mengajukan surat kepada camat, dan baru diajukan kepada bupati.

"Setelah proses tersebut terpenuhi, Pemkab Gunung Kidul akan segera memproses pengajuan itu," katanya.

Eko mengatakan, Pemkab Gunung Kidul sendiri akan memberi kemudahan dalam pengeluaran surat pengunduran diri. Namun, sebelum menerima surat resmi pemberhentian, kepala desa dan staf desa harus tetap menjalankan tugasnya seperti biasa.

"KPU memberi toleransi sampai 1 Agustus 2013. Tetapi sebelum itu sudah bisa menerima surat keputusan (SK) pemberhentian, sebelum batas akhir yang ditetapkan oKPU," katanya.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Desa, Siswanto, mengatakan, pihaknya siap memfasilitasi kades yang mencalonkan diri menjadi bakal calon anggota legislatif.  "Selama seluruh persyaratan lengkap, proses pemberhentiannya paling lama satu bulan," katanya.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Ini Pengakuan Koki yang Ditangkap Setelah Pesan Ganja dari Inggris untuk Bumbu Masak

Regional
Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng 'All Star Timuran' yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Polisi Buru 11 Remaja Anggota Geng "All Star Timuran" yang Bacok Warga Semarang Tanpa Alasan

Regional
Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Tahun ke-4 Masa Jabatan, Wali Kota Semarang Fokus Benahi Layanan PDAM

Regional
Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Dinilai Berjasa di Bidang Ekonomi Syariah, UNS Akan Beri Ma'ruf Amin Penghargaan

Regional
Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Kronologi Pemburu Burung Tewas Tersetrum Terkena Jebakan Babi

Regional
133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, 'Sex Toys' Paling Dominan

133 Kasus Diungkap Bea dan Cukai Kuala Namu Selama Januari, "Sex Toys" Paling Dominan

Regional
Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Penipuan CPNS di Kebumen Terbongkar, Korban Rugi Rp 150 Juta hingga Jadi KPK Gadungan

Regional
Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Kamis, Pemkab Ciamis Kumpulkan Sejarawan, Budayawan hingga Ulama Bahas Polemik Galuh

Regional
Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Golkar Umumkan Hasil Survei Internal Pilkada di Jabar, Berikut Daftar Calon Potensial

Regional
Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Kebutuhan Masker Tinggi Dampak Virus Corona, Wanita Ini Menjual Masker Fiktif, Tipu Korban Rp 11,4 Juta

Regional
[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

[POPULER NUSANTARA] Puluhan Pengantin Korban WO Abal-abal | Pasien Suspect Virus Corona di Babel

Regional
Kasus Penipuan 'Wedding Organizer' di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Kasus Penipuan "Wedding Organizer" di Cianjur, Polisi Bentuk Timsus

Regional
Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Pemkab Gresik Berharap Normalisasi Kali Lamong Dapat Segera Dilakukan

Regional
Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Cerita Para Pengantin Ditipu Wedding Organizer, Pernikahan Impian pun Akhinya Batal

Regional
Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Dipenjara 2 Minggu, Tersangka Penghina Risma Keluar Tahanan dan Cium Pipi Anaknya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X