Kompas.com - 03/05/2013, 20:56 WIB
|
EditorFarid Assifa

UNGARAN, KOMPAS.com - Kantor Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Semarang memetakan, dari 1.660 tempat pemungutan suara (TPS) untuk Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jateng 2014 di Kabupaten Semarang, terdapat 448 TPS rawan konflik antarpendukung calon dan pelanggaran pemilu.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Semarang Purbatinhadi mengatakan, data tersebut merupakan hasil kajian serta analisa historis. Pihaknya menyimpulkan potensi rawan konflik Pilgub Jateng di Kabupaten Semarang tetap ada, namun kemungkinannya sangat kecil.

"Fanatisme massa dalam Pilgub ini tak terlalu mengkhawatirkan sebab tidak begitu menyentuh langsung pada masyarakat. Sehingga potensi konfliknya sangat kecil bahkan cenderung kondusif. Namun demikian kami mencatat sedikitnya 448 TPS berpotensi terjadi konflik dan pelanggaran pemilu," ungkap Purbatinhadi, Jumat (3/5/2013) siang.

Lebih lanjut Purbatin menjelaskan, 448 TPS rawan konflik dan pelanggaran tersebut tersebar di 13 dari 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. Penilaian itu didasarkan pada perkembangan kamtibmas suatu daerah, seperti di Kaliwungi yang pernah terjadi peristiwa pembunuhan berlatar belakang pemilihan kepala daerah.

"Kami membedakan pola pengamanan berdasarkan tingkat kerawanan. Untuk kategori aman yakni 9 TPS dijaga 18 anggota Linmas dan 2 polisi. Sedangkan kategori rawan 1 untuk 4 TPS dijaga 8 Linmas dengan 2 polisi. Sedangkan rawan 2, untuk 2 TPS dijaga 2 polisi dengan 4 Linmas," pungkas Purbatin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.