Kompas.com - 02/05/2013, 21:22 WIB
|
EditorFarid Assifa

BONE, KOMPAS.com - Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan menggelar aksi unjuk rasa di halaman kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bone, Kamis (2/5/2013).

Koordinator aksi, Agustan dalam orasinya memprotes masih banyaknya sekolah di Bone yang berada di bawah kolong rumah. Padahal anggaran pendidikan digelontorkan sebesar Rp 4,6 miliar. Pendemo pun menuding dana itu diselewengkan. Dalam aksi unjuk rasa itu, mahasiswa juga mengkritisi pelaksanaan Ujian Nasional siswa SMA yang amburadul.

Aksi unjuk rasa mahasiswa HMI sempat diwarnai keributan dengan aparat kepolisian yang berjaga saat pendemo memaksa masuk ke kantor Disdik yang berlokasi di Jalan Dr Wahidin Sudirohuso, Kelurahan Macanang, Kecamatan Taneteriattang Barat, Kabupaten Bone. Hal itu dilakukan karena mereka tidak ditemui kepala Disdik.

Keributan ini berakhir setelah perwakilan dari Disdik keluar menemui mahasiswa untuk berdialog. "Kalau tentang bangunan sekolah yang belum diperbaiki dan banyaknya sekolah masih di bawah kolong rumah, kami nanti akan perbaiki dan bangunkan sekolah yang baru. Adapun tentang pelaksaan Ujian Nasional, kesalahan itu dari pusat bukan dari kami," beber Muchlis A Rasyid, Sekretaris Disdik Kabupaten Bone.

Seusai berdialog, mahasiswa kemudian melanjutkan aksinya ke kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bone.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X