Mogok Buruh Kontraktor PT Freeport Berakhir

Kompas.com - 02/05/2013, 19:45 WIB
|
EditorFarid Assifa

TIMIKA, KOMPAS.com - Mogok kerja yang digelar ribuan buruh dari 3 perusahaan kontraktor jasa konstruksi PT Freeport Indonesia (PTFI), resmi berakhir setelah tercapai kesepakatan dalam perundingan yang diadakan di Resto 66 Timika, Kamis (2/5/2013).

Perundingan yang difasilitasi Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Kabupaten Mimika Dion Mameyau, dihadiri manajemen PT Jasti Pravita, PT Osato Seike dan PT Srikandi Mitra Karya (JOS), Pengurus Unit Kerja (PUK) Serikat Pekerja Kimia Energi dan Pertambangan (SP-KEP), Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) JOS serta perwakilan dari DPC SPSI Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia.

Ketua PUK (SP-KEP) SPSI PT Srikandi Mitra Karya, Karter Anuar Aritonang yang ditemui Kompas.com di sekretariat PUK (SP-KEP) SPSI JOS menyatakan, dalam perundingan yang diadakan lebih cepat sehari dari rencana semula, telah ditandatangani kesepakatan antara pihak manajemen kontraktor JOS dengan pihak PUK (SP-KEP) SPSI JOS terkait tuntutan pemberlakuan upah minimum sektoral kabupaten (UMSK) Mimika. Pemberlakuan UMSK dalam kesepakatan tersebut, menurut Karter, akan terhitung mulai Januari 2013, dan penyesuaian upah akan dilakukan pada Mei dan Juni.

Selain kesepakatan mengenai upah, lanjut Karter, perusahaan juga telah sepakat untuk tidak memberikan sanksi dan tetap membayarkan upah kepada buruh yang melakukan mogok kerja.

"Perhitungan upah yang disepakati akan mengacu pada UMSK yang berisikan upah pokok dan tunjangan. Mengenai komposisinya akan dibahas lebih lanjut pada perundingan berikut paling lambat 7 hari setelah dilakukan mobilisasi buruh ke tempat kerja," urai Karter.

Dengan tercapainya kesepakatan ini, Karter mengatakan bahwa pihaknya (PUK SPSI JOS) menyatakan pemogokan berakhir dan semua buruh yang bekerja di dataran rendah (lowland) dari Kuala Kencana hingga Pelabuhan Amamapare Portsite sudah kembali bekerja Jumat besok. Sementara untuk dataran tinggi (highland) dari Tembagapura hingga Grasberg akan dilakukan mobilisasi mulai besok pagi.

Seperti yang diberitakan sebelumnya sejak Selasa (30/4/2013) lalu, sebanyak 1.200-an buruh dari 3 perusahaan kontraktor PT Freeport Indonesia (PTFI) yang tergabung di department central service melakukan mogok kerja menyusul gagalnya perundingan terkait pemberlakuan Upah Minimun Sektoral Kabupaten (UMSK) Mimika sebesar Rp 2.050.000 per bulan.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Kapasitas Tempat Tidur Pasien Covid-19 di NTB Nyaris Terisi 100 Persen

Regional
Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Geger Temuan Ular Sanca 4 Meter, Dikira Bambu yang Melintang di Jalan

Regional
Hitam dan Merah Kota Surabaya

Hitam dan Merah Kota Surabaya

Regional
PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

PDP Dinyatakan Positif Corona usai Dimakamkan, 26 Anggota Keluarga Jadi ODP

Regional
Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Dalam 3 Hari 508 Pasien Covid-19 Sembuh, Khofifah: Terima Kasih Tenaga Medis

Regional
Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Detik-detik Sofian Dicakar dan Diterkam Harimau, Berupaya Panjat Pohon Karet

Regional
Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Meski Gunakan Pesawat Canggih, Speedboat Bawa 10 Pesepak Bola Tak Juga Ditemukan

Regional
Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Kakek Penjual Sabun Keliling Kena Hipnotis hingga Uangnya Raib, Kapolres Turun Tangan

Regional
'Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak'

"Kondisinya Mengerikan, Para Guru Tak Menghiraukan Jaga Jarak"

Regional
Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Peti Jenazah PDP Covid-19 Terjungkal, Keluarga Amuk Petugas: Angkat Jenazahnya!

Regional
Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Karyawati SPBU Ditampar Pengendara Motor yang Tak Mau Antre, Korban Lapor Polisi

Regional
Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Jadi Kawasan Tertinggi Penyebaran Covid-19, Jalan di Surabaya Ini Ditutup

Regional
Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Dinyatakan Bebas, Ferdian Paleka akan Kembali Dipanggil Polisi, Mengapa?

Regional
Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Cabuli 10 Gadis, Pemuda Kediri Diamankan Polisi, 1 Korban Hamil dan Aborsi

Regional
[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

[POPULER NUSANTARA] Viral Video Karyawati Ditampar Konsumen | Karena Asmara, Pelajar Dikeroyok 3 TNI

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X