Kompas.com - 29/04/2013, 18:23 WIB
|
EditorFarid Assifa

CIAMIS, KOMPAS.com - Mohamad Qisti Sabila (20) dan Hendi Rusmana (17), warga Desa Sukahaji, Kecamatan Cihaurbeuti, Ciamis, tewas setelah motornya tabrakan dengan mobil patroli anggota Polsek Panjalu, Minggu (28/4/2013).

Humas Polres Ciamis melalui rilisnya Senin (29/4/2013) sore menyebutkan, tabrakan antara mobil dinas polisi Strada bernomor registrasi VIII2901-43 dengan sebuah motor Turbo bernomor polisi Z 5052 ML itu terjadi di Jalan Cihaurbeuti-Panumbangan, Ciamis.

Peristiwa bermula saat mobil dinas polisi dikemudikan Kanit Intel Polsek Panjalu Aiptu Erawan Purnama melaju dari arah Cihaurbeuti menuju Panumbangan. Dari arah berlawanan sebuah motor yang ditumpangi kedua korban bertabrakan dengan mobil dinas polisi tersebut. Kedua korban mengalami luka berat dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Permata Bunda, Kota Tasikmalaya. Namun keduanya meninggal saat mendapatkan perawatan tim medis.

Masih melalui pers rilisnya, saat ini belum disebutkan pengendara Strada menjadi tersangka. Pelaku yang notabene polisi itu dinyatakan telah melanggar Pasal 310 ayat 1 dan 4 Undang Undang tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Sebelumnya, informasi yang dihimpun Kompas.com di lokasi kejadian Minggu malam menyebutkan, tabrakan diduga terjadi akibat kelalaian para pengendara dan cuaca saat itu mulai gelap. Kedua korban berboncengan memakai motor sepulang bermain bola, karena saat kejadian keduanya masih memakai sepatu bola.

"Kayaknya yang dua orang tewas pakai motor udah pulang main bola, soalnya mereka masih memakai sepatu bola," singkat Beni (45), salah seorang warga Panumbangan di lokasi kejadian, Minggu malam.

Sampai Senin sore, beberapa petugas Laka Lantas Polres Ciamis enggan memberikan keterangan apapun. Beberapa awak media disuruh meminta keterangan langsung ke Kapolres Ciamis AKBP Witno Urip Laksana.

Namun, saat akan dimintai keterangan sejumlah wartawan yang menunggunya mulai pagi sampai siang tadi, kapolres sedang rapat internal di Hotel Tiara Ciamis, dan tidak bisa dimintai keterangan. Malahan, sampai sore ini nomor ponselnya tidak bisa dihubungi karena tidak aktif.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.