Suasana HUT RMS Tak Terasa di Ambon

Kompas.com - 25/04/2013, 14:43 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

AMBON, KOMPAS.com - Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Maluku Selatan (RMS) yang jatuh pada 25 April 2013 hari ini tak terasa geliatnya. Kondisi di Kota Ambon pun landai dan aman.  HUT RMS yang biasanya disertai dengan pengibaran bendera "benang raja" tak tampak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Pantauan Kompas.com di sejumlah lokasi di Ambon seperti di kawasan Gunung Nona, kawasan Siwang dan perbukitan Nusaniwe tidak ada satupun bendera yang ditemukan berkibar.

Aktivitas masyarakat dan perkantoran berjalan normal seperti hari-hari biasanya. Begitu juga dengan aktivitas ekonomi warga di pusat-pusat perekonomian tetap normal. Warga tidak sedikitpun terpengaruh dengan HUT RMS.

"Tidak ada sesuatu yang menonjol, tidak ada bendera yang ditemukan berkibar maupun disita, semuanya aman saja seperti hari-hari biasa, tidak ada yang luar biasa dihari ini," kata Kepala Polres Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease Ajun Komisaris Besar Polisi, Suharwiyono.


Suharwiyono menyatakan, sejak Rabu malam anggotanya disebarkan di sejumlah titik yang dinilai rawan aktivitas RMS saat HUTnya, namun hingga Kamis siang tidak ditemukan adanya aktivitas makar RMS.

Selain di Pulau Ambon, Suharwiyono juga mengungkapkan di Desa Aboru, Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah, wilayah hukum Polres Pulau Ambon juga dilaporkan tidak ada pengibaran dan penemuan bendera RMS.

Desa Aboru, selama ini dikenal rawan aktivitas RMS. Pada tahun-tahun sebelumnya, setiap HUT RMS, selalu ada pengibaran bendera RMS dengan corak empat warna, benang raja itu. Namun situasi kini berbeda, tidak ditemukan lagi aktivitas RMS.

"Masyarakat saat ini sudah sadar tidak mau terpengaruh dengan kegiatan-kegiatan RMS yang dapat merugikan diri sendiri," kata Suharwiyono.

Aparat TNI dan Polri sejak Rabu malam sudah disiagakan di sejumlah kawasan di Kota Ambon yang dianggap rawan aktivitas RMS. Di kawasan Gunung Nona misalnya, aparat Brimob Polda Maluku bersenjata lengkap berjaga-jaga di kawasan tersebut. Selain itu, aparat TNI dan Polri juga meningkatkan patroli di sejumlah wilayah di Kota Ambon. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Jatuh Cinta pada Cokelat, Priscilla Jual Cokelat Rasa Rendang, Kopi, dan Kelapa

Regional
Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Dugaan Penyebab Remaja di Magetan Nekat Curi Motor Milik Ustaz

Regional
Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Kendalikan Inflasi, Pemprov Jabar Siap Bangun Pusat Distribusi Kebutuhan Pokok

Regional
Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Diusung PDI-P, Tomy Yakin Menang di Pilkada Bulukumba, Kini Kumpulkan Dukungan Partai Lain

Regional
Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Presiden Jokowi Berpesan kepada Kapolda Maluku yang Baru

Regional
Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Ada Tugas Lain, Rektor Unnes Tak Hadiri Debat dengan Dosen yang Diduga Hina Jokowi

Regional
Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Gelar Pilkada, KPU Kabupaten Mojokerto Dibekali Anggaran Rp 52 Miliar

Regional
Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Kejati Babel Telusuri Kredit BRI Rp 39 Miliar yang Diduga Bermasalah

Regional
Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Perampokan dan Penyekapan di Toko Tesktil di Prabumulih Ternyata Rekayasa ART

Regional
Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Senjata TNI Korban Helikopter MI-17 Belum Ditemukan, Polda Papua Minta Masyarakat Tak Sepelekan Imbauan

Regional
Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Turis China yang Bertahan di Bali Tinggal 600 Orang

Regional
Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Tebang Kayu Jati Milik Perhutani untuk Perbaiki Rumah, Dua Warga Ditangkap

Regional
Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Warga Gunungkidul Tewas Terbakar Setelah Tabrak Kabel Listrik yang Menjuntai di Jalan, Tubuh dan Motornya Hangus

Regional
Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Pasangan Penjahit-Ketua RW di Solo Butuh 9 Bulan untuk Kumpulkan 40 Ribu KTP Pendukung

Regional
BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

BPBD Tanimbar: Gempa 5,5 Magnitudo Tak Timbulkan Kerusakan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X