Kompas.com - 23/04/2013, 16:29 WIB
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Sesosok mayat bayi ditemukan warga di bawah Jembatan Trinil, Kali Progo perbatasan Desa Kalijoso, Secang-Desa Banjarsari, Windusari, Kabupaten Magelang, Selasa (23/4/2013).

Penemuan mayat bayi perempuan itu sontak membuat para penambang batu di kali itu heboh. Adalah Wahyuni (55), warga Dusun Bumirejo 1, Kelurahan Banjarsari, Windusari Kabupaten Magelang yang pertama kali menemukan bayi itu sekitar pukul 09.00. Saat itu ia sedang melakukan aktivitas sehari-harinya sebagai penambang batu.

"Saat menambang, tiba-tiba saya melihat ada sesuatu yang keli (hanyut). Awalnya saya mengira itu boneka. Eh, ketika benda itu mendekat, ternyata bayi yang sudah terlihat biru. Langsung saja saya teriak memanggil penambang lain," ujarnya di lokasi penemuan.

Lalu, salah satu penambang bernama Suwarto (26), warga Purwodadi mengambil mayat bayi itu dan menaruhnya di gethek (perahu) ban yang biasa digunakan menambang batu.

"Saya taruh saja bayi itu di ban. Lalu banyak warga yang berdatangan mendengar ada penamuan bayi itu. Termasuk aparat desa, polisi, dan petugas kesehatan," tuturnya.

Tidak lama kemudian, sejumlah anggota Polsek Secang Magelang berdatangan, termasuk petugas kesehatan dari Puskesmas 1 Secang Magelang. Mereka langsung mengambil alih kontrol di lapangan dan petugas kesehatan langsung memeriksa bayi itu.

Dokter Puskesmas 1 Secang, dr Benyamin menuturkan, kondisi bayi sudah kaku dan mulai membiru. Usia bayi diperkirakan 1-1,5 bulan, berat 3,5 kg, panjang 48 cm dan ditengarai meninggal 1-2 jam sebelum penemuan.

"Dari pemeriksaan, kami melihat tidak ada bekas penganiayaan. Hanya ada memar di kepala dan punggung yang kemungkinan karena terbentur bebatuan sungai. Kami menduga bayi ini meninggal dulu baru tercebur atau masuk ke sungai," tuturnya.

Kapolsek Secang, AKP Sukirman menyatakan akan menindaklanjuti penemuan bayi ini. "Kami akan selidiki kasus ini, termasuk mencari siapa orangtua dari bayi ini untuk kemudian diketahui penyebabnya (kematian bayi, red)," tandasnya seusai meninjau lokasi kejadian.

Setelah diperiksa, jenazah bayi itu langsung dimakamkan oleh warga dan perangkat Desa Kalijoso, Secang Magelang di pemakanan desa setempat. Menurut Sekretaris Desa Kalisojo, Abdul Fiton (50), ternyata kasus penemuan mayat di Kali Progo sudah terjadi berulang kali.

"Setidaknya sudah ada 4 kali penemuan mayat baik bayi maupun sudah dewasa," ungkapnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.