Siswa Diimbau Lihat Sisi Positif Pengunduran UN - Kompas.com

Siswa Diimbau Lihat Sisi Positif Pengunduran UN

Kompas.com - 22/04/2013, 19:51 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com— Tidak serentaknya pelaksanaan ujian nasional tingkat SMA/MA dan SMK se-Indonesia disayangkan sejumlah sekolah di Kalimantan Timur. Siswa di provinsi yang mengalami penundaan jadwal bisa turun semangatnya dan berakibat nilai UN jeblok.

Di sisi lain, penundaan bisa juga menguntungkan karena persiapan siswa lebih panjang. "Saya tidak bisa memperkirakan apakah mundurnya jadwal UN akan berpengaruh pada jebloknya nilai. Kita lihat saja saat nilai UN diumumkan saja. Mundurnya UN, dampaknya seperti pedang bermata dua. Semangat siswa bisa turun sehingga nilainya akan jelek. Atau, malah lebih bagus karena persiapan siswa lebih panjang. Tapi jika disuruh memilih, lebih baik UN tepat jadwal," ujar Rubitho, Kepala SMAN 1 Sangatta Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim.

Menjawab pers, ia tak mau melihat sisi positif atau negatif mundurnya UN. Sebab yang terpenting adalah bagaimana terus memotivasi siswa agar siap dan bersemangat menghadapi UN kapan saja.

Rubitho tak henti memompakan semangat dan optimistis, bahkan sampai via SMS. Pesan singkat yang dikirim ke semua siswa kelas XII itu berisi imbauan agar siswa menggunakan waktu yang ada untuk belajar, dan tetap tenang. Siswa jangan terpengaruh pihak mana pun, baik dari pemberitaan media maupun pihak lain.

Mundurnya jadwal UN di Kaltim, menurut dia, adalah hal terbaik yang sudah ditetapkan Tuhan. Orang yang sabar dan ikhlas akan menerima anugerah besar.

"Biarlah urusan teknis persiapan UN diselesaikan pemerintah pusat dan pihak terkait. Permintaan saya dan semua guru tentunya, mundurnya jadwal UN cukup terjadi sekali. Kasian anak-anak, coba bayangkan perasaan mereka. Kalau seperti ini terjadi lagi, ya kebangetan," kata Rubitho.

Secara terpisah Kepala SMAN 5 Balikpapan, Ali Arham, mengatakan, keputusan pemerintah menunda UN di Kaltim, sempat membuatnya cemas. Namun bagaimana pun, siswa harus disiapkan menjalani UN kapan saja. Untuk itu, guru harus membentengi dan memotivasi siswa.

"Saya sampaikan ke para siswa. Sudahlah, tidak perlu membahas penundaan UN atau hal-hal teknis lain yang bukan urusan siswa. Biarlah itu diurusi pemerintah pusat. Siswa tidak usah melihat TV atau media untuk mengikuti isunya. Lebih baik fokus pada UN," kata Ali.

SMAN 5 Balikpapan termasuk yang tidak menerima satu pun soal UN sehingga harus menggandakan.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorMarcus Suprihadi
    Komentar

    Terkini Lainnya

    Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

    Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

    Regional
    Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

    Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

    Megapolitan
    Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

    Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

    Regional
    Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

    Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

    Megapolitan
    Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

    Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

    Internasional
    Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

    Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

    Megapolitan
    Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

    Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

    Nasional
    Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

    Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

    Regional
    Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

    Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

    Nasional
    Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

    Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

    Megapolitan
    Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

    Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

    Internasional
    Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

    Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

    Regional
    Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

    Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

    Megapolitan
    Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

    Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

    Regional
    Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

    Nasional

    Close Ads X