Kompas.com - 17/04/2013, 16:02 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

MAKASSAR, KOMPAS.com - Pelaku pelemparan bom molotov di Kota Makassar adalah anggota geng motor yang kerap meresahkan masyarakat. Kasus ini terungkap, setelah enam pelaku diamankan oleh aparat Polrestabes Makassar, Rabu (17/4/2013).

Tim gabungan Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) dan Satuan Intelkam Polrestabes Makassar yang melakukan penyelidikan, dan mengungkap pelaku pelemparan bom molotov di Kota Makassar.

Berangkat pengungkapan kasus itu, polisi meringkus enam tersangka tindak pidana pembakaran bus executive PO Bintang Prima yang merupakan angkutan kota dalam provinsi (AKDP), Kamis (14/3/2013) lalu.

"Kami sudah menangkap para pelaku pembakaran mobil tersebut dan kasusnya masih kita kembangkan guna menangkap para pelaku lainnya," kata Kapolrestabes Makassar, Komisaris Besar (Kombes) Polisi Wisnu Sendjaja dalam keterangan persnya di kantornya di Jalan Jendral A Yani, Makassar siang ini.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polisi, Kombes Polisi Endi Sutendi menambahkan, selain melakukan pembakaran mobil bus, tersangka juga merupakan pelaku pembakaran motor Satria FU di SMK 8 Makassar, pelemparan bom molotov ke pos Polisi di Jalan Ratulangi, pencurian PS3 dan perusakan LCD di Jl Tamalate serta perampasan motor di Jalan Gunung Bawakaraeng.

"Tersangka juga diduga merupakan pelaku pelemparan bom molotov ke beberapa gereja di Makassar. Tapi untuk membuktikannya, kita masih dalami kasus ini," ungkap Endi saat mendampingi Kapolrestabes menggelar kasus pelemparan bom molotov itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.