Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Khofifah Cari Dukungan

Kompas.com - 13/04/2013, 03:03 WIB

SURABAYA, KOMPAS - Ketua Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama Khofifah Indar Parawansa mengaku terus menghimpun dukungan dari sejumlah partai politik. Ia menyatakan siap bertarung menghadapi calon petahana dalam Pemilihan Umum Kepala Daerah Jawa Timur.

”Saya masih terus berjuang. Saya pikir kondisi di Jawa Timur bisa masuk darurat demokrasi jika seolah tidak ada kompetitor (bagi petahana),” ujar Khofifah, di Surabaya, Jatim, Jumat (12/4).

Ia mengakui, sudah mendapatkan dukungan dari Partai Kebangkitan Bangsa dan sejumlah partai nonparlemen dengan jumlah suara 17,1 persen.

”Dari laporan lapangan saat ini ingin adanya perubahan. Saya juga sudah bertemu perwakilan partai nonparlemen di Jakarta,” ujar mantan Menteri Pemberdayaan Perempuan era Presiden Abdurrahman Wahid itu.

Berdasarkan ketentuan Komisi Pemilihan Umum Jatim, syarat untuk mendaftarkan diri sebagai pasangan calon harus didukung minimal 15 persen suara atau 15 kursi di parlemen.

Khofifah dipastikan akan bertarung dengan pasangan petahana Soekarwo-Saifullah Yusuf yang sudah mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Gerindra, Partai Hanura, PAN, PPP, PKNU, dan sejumlah partai nonparlemen.

Khofifah mengatakan, hingga kini belum menentukan pasangannya. Alasannya, calon wakil gubernur yang akan ia gandeng nanti didasarkan hasil survei tim independen.

Terdapat enam nama yang berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU), nasionalis, ataupun tokoh parpol yang dimasukkan dalam survei itu. Nama calon wakil gubernur yang masuk survei itu berdasarkan pertimbangan sejumlah tokoh, seperti Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Salahuddin Wahid dan mantan Ketua Umum Pengurus Besar NU Hasyim Muzadi.

Pemilihan Jateng

Calon gubernur Jateng yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Ganjar Pranowo, Jumat, menandatangani kontrak politik dengan Serikat Pekerja Nasional (SPN) Provinsi Jateng. Para pekerja menyatakan dukungan terhadap Ganjar dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Jateng, 26 Mei. Ganjar berjanji, jika nanti terpilih, ia akan memperjuangkan hak-hak pekerja di Jateng.

Kontrak politik ditandatangani oleh Ketua dan Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah SPN Jateng Suparno dan Nanang Setiono serta Ganjar Pranowo, di Bandungan, Kabupaten Semarang, Jateng. Acara tersebut bersamaan dengan pembukaan rapat kerja daerah SPN Jateng.

Di Kota Semarang, Kepolisian Daerah Jateng menggelar simulasi pengamanan terpadu untuk pemilihan gubernur Jateng 2013.

Kegiatan tersebut dihadiri seluruh calon gubernur dan wakilnya, yakni pasangan Bibit Waluyo-Sudijono Sastroatmodjo, Ganjar Pranowo-Heru Sudjatmoko, dan Hadi Prabowo-Don Murdono.

”Petugas kepolisian, dibantu kesiapan aparat TNI, polisi siap mengamankan seluruh proses pemilihan hingga selesai,” ujar Kepala Polda Jateng Inspektur Jenderal Didiek Sutomo Triwidodo. (uti/who/wen/ilo)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com