Jalan Rusak Tak Segera Diperbaiki

Kompas.com - 12/04/2013, 03:33 WIB
Editor

Ende, Kompas - Jalan nasional yang menghubungkan Kabupaten Ende-Nagekeo di Kilometer 44, Desa Ondorea Barat, Kecamatan Nangapanda, Kabupaten Ende, Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, terputus akibat longsor sejak Senin lalu. Hingga Kamis (11/4), jalan itu belum diperbaiki. Material longsor dari tebing yang runtuh pun belum dibersihkan.

Kendaraan yang melintas di jalur itu, seperti terpantau Kompas, terpaksa memanfaatkan jalan darurat di pinggir pantai. Jalan darurat dibuat dari timbunan material tebing yang dikeruk. Pengerukan tebing dilakukan terkait program pelebaran jalan trans-selatan Flores.

Rabu lalu, sebuah truk berpelat L 9036 UN dari Kabupaten Sikka ke Mbay, Kabupaten Nagekeo, mogok di kawasan tersebut. Roda di sisi kiri belakang mobil ambles dalam material longsoran. Kendaraan berat lain, dari arah barat ke timur Flores atau sebaliknya, tak bisa melintas.

”Padahal longsor sudah terjadi Senin lalu, tetapi kenapa pemerintah tak segera membersihkannya. Jalan darurat ini labil sebab dibuat dari urukan,” kata Aris Ria (27), sopir yang truknya ambles dalam material longsor.

”Pemerintah harus memperhatikan jalan yang rusak, termasuk yang terkena longsor ini. Kenapa jika longsor di daerah lain dapat cepat ditangani,” ucap Stefanus Papu (40), pengemudi truk lainnya.

Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Nasional Wilayah IV NTT Leo Sigit, di Ende, Kamis, menjelaskan, material longsoran belum dibersihkan seluruhnya karena pihaknya masih mengantisipasi jika terjadi longsor susulan.

”Tebing di lokasi itu amat terjal, yang dikhawatirkan kalau seluruh material dibersihkan rawan terjadi longsor susulan. Apalagi ini masih turun hujan. Kami lebih memprioritaskan yang penting akses tak terputus. Namun, karena ada truk yang ambles memang perlu penanganan segera,” ujarnya. (sem)

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.