Kompas.com - 03/04/2013, 13:31 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KEDIRI, KOMPAS.com - Abdullah Abu Bakar yang menjabat sebagai Wakil Wali Kota Kediri, Jawa Timur, tak luput dari pemeriksaan polisi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan Jembatan Brawijaya.

Abu Bakar memenuhi panggilan tim penyidik tindak pidana korupsi dengan nilai proyek Rp 66 miliar dari dana APBD Kota Kediri, di Mapolres Kediri Kota, Jalan Brawijaya, Rabu (3/4/2013).

Abu Bakar datang lebih awal dari waktu pemeriksaan yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 09.00 Wib. Pemeriksaan itu kini masih berjalan dan memasuki jeda untuk beribadah dan makan siang. "Kapasitasnya sebagai saksi dugaan korupsi jembatan Brawijaya," kata Ajun Komisaris Besar Polisi Ratno Kuncoro, Kapolres Kediri Kota pada Kompas.com.

Ratno menambahkan, hasil pemeriksaan itu nantinya akan diserahkan kepada penyidik Polda Jawa Timur menyusul telah dialihkannya penyidikan kasus ini ke Polda.

Pemeriksaan Wawali tetap berlangsung di Kediri karena surat pemanggilan pemeriksaan sudah terlanjur dikirimkan sebelum adanya keputusan pelimpahan kasus ke Polda. "BAP kita kirim ke Polda karena kasus sudah ditarik sejak kemarin," imbuhnya.

Sebagaimana diberitakan, dalam kasus dugaan korupsi proyek tahun jamak ini, penyidik telah memeriksa Wali Kota Samsul Azhar serta para pejabat lainnya.

Dalam perkembangannya, telah ada tiga orang yang ditetapkan sebagai tersangka, yaitu Kasenan selaku Kadis PU, Miyanto yang menjabat sebagai ketua Lelang, serta Fajar Purna Wijaya seorang pengusaha.

Sedangkan, jembatan Brawijaya adalah pengganti jembatan lama peninggalan kolonial yang berfungsi sebagai penghubung kota Kediri bagian timur dan barat yang terpisahkan oleh Sungai Brantas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.