Kompas.com - 26/03/2013, 14:32 WIB
|
EditorTjahja Gunawan Diredja

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Kepolisian Air Polda Lampung menangkap tiga nelayan yang kedapatan membawa bom ikan. Bahan peledak tinggi ini berbahaya bagi lingkungan perairan.

Direktur Polair Polda Lampung Komisaris Besar (Pol) Edion, dalam jumpa pers, Selasa (26/3/2013), mengatakan, ketiga nelayan ini ditangkap dalam dua kesempatan berbeda, di perairan Teluk Lampung pada 8 dan 21 Maret 2013.

Dari ketiga pelaku, polisi mendapatkan tujuh bahan peledak berbagai jenis ukuran mulai dari ukuran kecil (sebesar botol minuman Kratingdaeng) hingga yang besar (400 mililiter), lengkap dengan sumbunya.

"Bahan peledak ini sangat berbahaya. Skalanya sangat tinggi, bisa merusak rumah. Bahkan, salah satu pelaku tangannya cacat," ujar Edion. Ia menambahkan, ledakan bom ikan dapat mematikan berbagai jenis biota laut, bahkan terumbu karang.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.