Kompas.com - 05/03/2013, 19:32 WIB
|
EditorKistyarini

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Pengendara perlu waspada saat melintasi jalur pantura di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, terutama saat hujan dan malam hari. Pasalnya, dua hari terakhir, akibat hujan deras, muncul puluhan lubang di jalan yang menghubungkan Probolinggo-Situbondo dan Probolinggo-Lumajang.

Lubang-lubang di jalur itu kedalaman dan lebarnya pun variatif. Ada yang sedalam setengah meter, bahkan ada yang sekitar tiga hingga lima meter. Lubang-lubang tak hanya terletak di pinggir, tetapi juga berada di tengah-tengah garis marka. Akibatnya, banyak pengguna jalan harus melambatkan lajur kecepatan kendaraanya.

Kerusakan yang parah ada di beberapa titik, di antaranya di Jalan Raya Dringu, tepatnya di kawasan pemberhentian bis di kampus UPM, Kalirejo, Kalisalam, Pasar Bawang, serta Taman Sari. Di depan kantor Pemkab Probolinggo, lubang-lubang juga terlihat dan sejauh ini belum ada perbaikan.

Kerusakan juga terjadi di wilayah selatan, yaitu timur rel Kereta Api Jorongan, Depan Koramil Leces, selatan Jembatan Leces, serta utara pos pantau polisi di kawasan Banjarsawah. Bahkan, ada lubang cukup dalam dan berdiameter 30 cm berada di Desa Kalirejo, yang menyebabkan banyak pengendara roda dua terperosok dan nyaris terjatuh, terutama pada malam hari karena penerangan di jalan itu minim.

Di beberapa lokasi, warga berinisiatif menanami lubang-lubang itu dengan pohon pisang. Tujuannya adalah agar pengguna jalan berhati-hati. Tindakan warga itu bisa dilihat di depan Pasar Buah Semampir, Kecamatan Kraksaan.  Sementara itu di perempatan Randu Pangger, Kota Probolinggo, warga menutup lubang yang dalam dan lebar dengan kayu, ranting pohon, dan keranjang sampah.

 

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Lubangnya puluhan, Mas. Dari Randu Pangger hingga Kraksaan. Sering mobil dan motor berhenti mendadak karena ada lubang. Saya saja terperosok dan nyaris jatuh akibat lubang di Desa Karangpranti, Pajarakan. Pemerintah jangan tutup mata kayak gini. Kalau dibiarkan seperti ini bisa-bisa nyawa melayang," ucap Andi, warga Kecamatan Paiton yang tiap hari ke Kota Probolinggo untuk bekerja, Selasa (5/3/2013).

Menurut Kasatlantas Polres Probolinggo AKP Warih Hutomo, pihaknya sudah mengirimkan surat kepada Dinas PU Bina Marga supaya jalan tersebut diperbaiki, namun belum ada tanggapan dari dinas terkait.

"Kami sudah melayangkan beberapa kali surat ke PU Bina Marga, namun hingga akhir ini masih belum ada tanggapan atau jawaban dari dinas setempat," jelasnya.



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.