Kompas.com - 25/01/2013, 00:17 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

MAGELANG, KOMPAS.com- Pasar Stress, pasar onderdil kendaraan dan perkakas tukang di Kota Magelang, Jawa Tengah, terbakar, Kamis (24/1/2013) malam. Kobaran api nyaris membakar habis 150 kios, dan menimbulkan kerugian lebih dari Rp 200 juta.

Pardi (50), warga Kampung Tegalsari, Kota Magelang, yang bertempat tinggal di belakang Pasar Stress, mengatakan, kobaran api mulai terlihat sekitar pukul 21.30 WIB. "Api berasal dari instalasi listrik di selatan pasar," ujarnya.

Total los dan kios di Pasar Stress mencapai 200 los/kios. Puji (34), karena kiosnya berada di depan, dia pun masih berkesempatan mengeluarkan isi kios, sehingga 90 persen barang dagangan selamat.

Upaya pemadaman api dilakukan dengan melibatkan enam mobil pemadam kebakaran, termasuk dari Kabupaten Temanggung dan Magelang. Api akhirnya berhasil dikendalikan pada pukul 23.15 WIB, dan tinggal tersisa Puji mengatakan, api sebenarnya bisa dikendalikan dan tidak meluas jika mobil pemadam kebakaran bisa cepat menyemprotkan air.

"Mobil pemadam kebakaran memang datang sekitar pukul 21.35 WIB, tapi di lokasi kejadian akhirnya tidak bisa melakukan apa-apa karena tangki airnya kosong," ujarnya.

Mobil pemadam kebakaran kedua juga tidak berfungsi optimal karena air dari tangki tidak bisa mengalir keluar dengan lancar. Upaya pemadaman secara optimal baru bisa dilakukan oleh mobil ketiga, hingga mobil keenam.

Dalam pemantauan di lapangan, banyak selang dari mobil pemadam kebakaran, bocor. Air dalam selang justru menyemprot, membasahi jalan, dan warga yang lewat. Ini adalah kebakaran kedua yang terjadi di Pasar Stress dalam empat tahun terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pasar Stress berdiri pada tahun 2005. Pasar ini disebut pasar Stress karena sengaja didirikan untuk menampung para korban PHK yang stres karena kehilangan pekerjaan.



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X