Motif Etnik, Tren Batik 2013 - Kompas.com

Motif Etnik, Tren Batik 2013

Kompas.com - 09/12/2012, 23:14 WIB

 SEMARANG, KOMPAS.com - Motif etnik dalam industri sandang, utamanya kerajinan batik, diperkirakan akan menjadi tren motif busana 2013.

Motif etnik akan dominan dibanding motif realis seperti daun, ikan, buah, hewan dan motif klasik kawung atau parang.

Dalam pameran industri kreatif Jawa Tengah 2012, Minggu (9/12/2012) yang diikuti lebih kurang 20 perajin dan usaha kecil, berlangung 5 - 9 Desember 2012, sangat kentara motif etnik juga muncul dalam karya-karya kain batik para perajin.

Pameran itu sendiri menampilkan kreatif perajin batik dan tenun industri kecil asal Pekalongan, Jepara, Lasem-Rembang, Klaten, Tegal dan Banyumas.

"Batik dan tenun tidak hanya untuk bahan baju, kemeja, daster atau kain panjang. Tas motif batik yang dibuat seluruhnya dari keterampilan tangan perajin juga ada. Tas batik ini ditawarkan Rp 1 juta," ujar Rasita, salah satu pemerhati kerajinan batik dan tenun di Semarang.

Motif etnik paling menonjol ditampilkan usaha kerajinan batik dan cenderata mata Ethnic By Erlin, asal Mojoyan, Kabupaten Klaten. Hampir semua batik yang dipamerkan, semua batik tulis.

Batik etnik dengan motif kotak, segitiga, bulatan juga kombinasi mengambil bentuk alam seperti daun, ombak dan lingkaran menyederhanakan karya batik.

Pengemar batik asal Kendal, Sriasih menilai, tumbuhnya usaha kerajinan batik di setiap daerah di Jawa Tengah dalam empat tahun ini memunculkan kreasi motif motif dan aneka jenis hiasan batik.

Motif kreatif dari penelitian maupun studi kekayaan alam lokal jauh melampaui makna batik klasik milik perajin Solo, Yogjakarta dan Pekalongan.

Kekuatan motif etnik, juga melecut perajin sangat moderat dalam membuat ragam dan jenis motif batik.

Bentuk etnik yang tidak kalah menarik terlihat dari selembar kain batik buatan Sasono Indonesia, Semarang.

Kain itu dilukis batik dengan ragam sketsa candi Borobudur, yang dilengkapi lintasan sawah dan awan berarak di langit. Dalam pameran tersebut, kain batik yang dijual seharga Rp 500.000 per lembar juga  laris.


EditorTjahja Gunawan Diredja
Komentar

Terkini Lainnya

Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Tradisi Kenduri di Gereja Katolik Wates, Perwakilan Semua Agama Hadir Ucapkan Syukur

Regional
Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Polisi Tangkap Pelaku Pencurian Modus Gembos Ban di Bekasi

Megapolitan
Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Ketua KPK Usulkan Sanksi Sosial bagi Koruptor untuk Bersihkan Sampah di Pasar

Regional
Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Disdik DKI Akan Ikuti Kebijakan Anies soal Libur Sekolah Saat Asian Games

Megapolitan
Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Lagi, Seorang Jurnalis Gaza Tewas Ditembak Tentara Israel

Internasional
Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Operasi Patuh Jaya, Polda Metro Sasar Pengguna Ponsel Saat Berkendara

Megapolitan
Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Elektabilitas Disalip Gerindra, Golkar Sebut Kompetisi Makin Berat

Nasional
Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Potensi Kalium Berjumlah Besar untuk Pembuatan Pupuk Ditemukan di Pati

Regional
Soal Tuntutan Pengemudi Ojek 'Online', Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Soal Tuntutan Pengemudi Ojek "Online", Menhub Tegaskan Tak Akan Terbitkan Aturan Baru

Nasional
Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Penipuan Rp 50 Juta Bermodus Pura-pura Jadi Kwik Kian Gie...

Megapolitan
Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Kim Jong Un Urus Kepulangan Jasad Korban Kecelakaan Bus asal China

Internasional
Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Pecahkan Rekor Muri, 5.000 Penari Gambyong Akan Goyang Kota Solo

Regional
Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Penyekapan dan Perampokan yang Menimpa Penumpang GrabCar...

Megapolitan
Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Hujan Lebat, Angin Kencang, dan Petir Berpotensi Terjadi, Masyarakat Diminta Waspada

Regional
Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Akbar Tanjung Sebut Cak Imin Cocok Jadi Cawapres Jokowi

Nasional

Close Ads X