Guru Beralih Cari Emas, Dua Sekolah Tutup

Kompas.com - 04/11/2012, 22:49 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

AMBON, KOMPAS.com — Penemuan tambang emas di kawasan Gunung Botak, Desa Wamsait, Kabupaten Buru, selain membawa berkah bagi masyarakat setempat, ternyata juga membawa petaka bagi ratusan siswa di kabupaten tersebut.

Tercatat dua sekolah di Pulau Buru, yakni SD dan SMK Perikanan di Desa Kayeli, terpaksa berhenti beraktivitas karena para guru di kedua sekolah itu ketagihan menambang emas dan meninggalkan tugasnya sebagai tenaga pendidik. Alhasil, ratusan murid di dua sekolah tersebut ditelantarkan.

Kondisi ini terungkap setelah anggota DPD RI asal Maluku, Ana Latuconsina, melakukan kunjungan penyerapan aspirasi di Desa Kayeli pekan kemarin. Ia mengungkapkan temuan itu kepada wartawan di Ambon, Minggu (4/11/2012) malam.

Ana mengatakan, sejumlah warga yang ditemuinya menuturkan, siswa di dua sekolah tersebut sudah tidak lagi bersekolah sejak tiga bulan lalu. Para siswa terpaksa hanya tinggal di rumah karena para guru tidak lagi masuk sekolah dan lebih memilih menambang emas.

"Ada juga laporan dari kepala sekolah kalau guru-gurunya sudah tidak lagi mendengar atasannya dan berani meninggalkan tugasnya sebagai pendidik," ungkapnya.

Ana mengakui, kondisi seperti ini tentunya sangat disayangkan karena akan berdampak terhadap dunia pendidikan dan masa depan anak di Pulau Buru. Ia lantas meminta Pemda setempat dapat mengantisipasi masalah tersebut sehingga siswa tidak dirugikan.

"Masalah ini harus dapat ditertibkan. Ini akan sangat berdampak negatif bagi siswa di sana, kasihan sekali, kondisinya sangat memprihatinkan, Pemda seharusnya tegas melihat masalah ini," harap Ana. 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X