Diduga Dipukul Oknum Polisi, Rezza Koma - Kompas.com

Diduga Dipukul Oknum Polisi, Rezza Koma

Kompas.com - 28/10/2012, 09:10 WIB

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Pelajar kelas 1 SMA Dominikus Wonosari, Rezza Eka W dirawat di RS Bethesda, Yogyakarta karena mengalami cedera berat di bagian kepala akibat pukulan benda keras. Pemukulan terjadi sekitar pukul 21.00 WIB Kamis malam, saat iring-iringan konvoi takbiran Idul Adha berlangsung.

Menurut beberapa saksi pelaku pemukulan diduga dilakukan oleh petugas kepolisian yang saat itu sedang berjaga di sekitaran Kantor DPRD Gunungkidul.

"Saya baru tahu Rezza kecelakaan dan masuk RSUD Wonosari jam 00.00 Wib. Sedangkan kejadian menurut teman Rezza jam 21.00 wib. Melihat luka Rezza yang begitu parah di kepala akhirnya saya memutuskan membawanya ke sini (RS Bethesda)," terang Ida Kuswara, ibu korban saat ditemui Kompas.com di RS Bethesda, Sabtu (27/10/2012) kemarin.

Ida menuturkan, informasi yang didapat dari teman korban, Rezza mengalami kecelakaan di depan DPRD Wonosari saat akan ke angkringan. "Anak saya tidak ikut dalam konvoi takbiran, menurut temannya Rezza berjalan berlawanan arah dengan rombongan saat mau ke angkringan. Namun ketika sedang berada di depan gedung DPRD Wonosari dia terjatuh dari motor dan mengalami cedera berat di kepala," ujar Ida.

Namun demikian Ida terkejut dengan munculnya berita di jajaring sosial twitter tentang penyebab jatuhnya Rezza. Beberapa saksi melihat Rezza dipukul oleh petugas kepolisian yang sedang berjaga. "Saya tahu berita itu tadi pagi saat baca twitter, kalau rezza dipukul oleh salah satu oknum polisi. Sampai saat ini kami masih mencari informasi kebenarannya dari beberapa temannya yang saat itu bersama Rezza," tegasnya.

Pihak Rumah sakit saat ditemui mengungkapkan pelajar kelas 1 SMA Dominikus Wonosari ini mengalami cedera berat di kepala akibat benturan benda keras di bagian belakang kepalanya. "Saat ini tim dokter belum bisa melakukan operasi karena kondisinya masih koma dan berum stabil. Kami masih melihat perkembangan kondisi pasien dalam beberapa hari ini," terang perawat jaga di ruangan MC1 RS Bethesda.

 

 


EditorGlori K. Wadrianto
Komentar

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X