Kompas.com - 23/10/2012, 20:02 WIB
|
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Korban terluka akibat tergulingnya kereta Prameks jurusan Yogyakarta-Solo di Kalasan, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (23/10), terparah adalah penumpang di gerbong 1 dan 2. Hal itu berdasarkan kesaksian beberapa penumpang kereta tersebut.

Vina, penumpang asal Solo mengatakan, kereta Prameks berangkat dari Solo pukul 14.30. "Selama perjalanan semuanya baik-baik, namun ketika memasuki daerah Kalasan, gerbong bergoyang keras dan tiba-tiba kereta tergelincir keluar dari rel," terang Vina, penumpang asal Solo yang berada di gerbong no 1.

Hal senada diungkapkan Markus, penumpang yang berada di gerbong no 2. Sebelum tergelincir terdengar gesekan keras dari bawah gerbong, tak lama berselang gerbong no 1 dan 2 sudah lepas dari jalurnya, lalu terguling.

"Beruntung saya terselamatkan tas yang ada di samping. Ketika keluar gerbong, saya melihat penumpang gerbong nomor 1 dan 2 yang mengalami luka-luka cukup parah dibandingkan gerbong-gerbong yang lain," terang Markus, penumpang asal Solo.

Sampai saat ini lokasi kecelakaan masih dikerumuni masyarakat sekitar. Pihak Kepolisian yang berjaga telah memasang garis polisi untuk membatasi masuknya warga ke area tergulingnya kereta.

Sampai berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi dari pihak berwenang mengenai penyebab tergulingnya kereta Prameks jurusan Solo-Jogja.

 

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X