Kompas.com - 05/10/2012, 11:37 WIB
Penulis Kris R Mada
|
EditorAgus Mulyadi

BATAM, KOMPAS.com — Polisi menetapkan AW, Komisaris PT Ganda Sari Petra Mandiri (GSPM), Kepulauan Riau, sebagai tersangka kasus dugaan penimbunan dan penyelewengan sedikitnya 3,7 juta liter solar. Jumlah tersangka kasus itu kemungkinan besar bertambah.

Kepala Polda Kepulauan Riau Brigadir Jenderal (Pol) Yotje Mende mengatakan, penetapan AW berdasarkan penyelidikan dua pekan terakhir. AW dianggap bertanggung jawab atas dugaan penimbunan dan penyelewengan solar oleh PT GSPM.

"Penyelidikan masih dikembangkan. Tidak tertutup kemungkinan tersangka bertambah," ujarnya, Jumat (5/10/2012), di Batam, Kepulauan Riau.

AW merupakan tersangka pertama dalam kasus yang mencuat sejak Selasa pekan lalu itu. Saat itu polisi menyegel Gudang PT GSPM di Bintan. Polisi menemukan enam tangki timbun dan tiga mobil tangki di gudang. Senin lalu, polisi menggeledah Kantor PT GSPM di Tanjung Pinang, Kepri.

Yotje mengatakan, tidak hanya jajaran PT GSPM yang diperiksa. Polisi juga telah memeriksa beberapa pejabat dari sejumlah instansi di Kepri. Pemeriksaan itu terkait perizinan PT GSPM.

Polisi juga akan memeriksa para pemasok PT GSPM. Perusahaan itu mendapat pasokan dari PT Lautan Terang, PT Batam Energi Persada, dan PT Tri Tunas Mekar.

Tiga perusahaan itu memasok sedikitnya 3,5 juta liter solar dengan harga antara Rp 7.380 dan Rp 7.700 per liter. PT GSPM juga membeli lebih dari 200.000 liter solar dari perorangan seharga Rp 6.500 per liter. "Tidak tertutup kemungkinan solar berasal dari solar subsidi," ujar Yotje.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.