Kompas.com - 24/09/2012, 11:32 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

KUPANG, KOMPAS.com — DPRD Nusa Tenggara Timur (NTT) mendesak pemerintah provinsi dan pemerintah pusat segera menyelesaikan masalah tata batas RI-Timor Leste. Selama masalah tidak diselesaikan, perselisihan antara warga di perbatasan terus terjadi.

"Masyarakat perbatasan resah terkait masalah tata batas yang tidak pernah selesai," kata anggota Komisi A DPRD NTT, Gusti Beribe, ketika membacakan pendapat komisi dalam rapat paripurna pembahasan anggaran kedua tahun 2012, Senin (24/9/2012), di Kupang.

Ia mengungkapkan, dalam kunjungan kerja dan surat-surat masuk ke Komisi A terkait masalah perbatasan, masyarakat ingin agar pemerintah kedua negara segera menyelesaikan masalah tata batas.

Menurut dia, pertengkaran yang berujung pada sikap saling serang antara masyarakat perbatasan RI dan masyarakat perbatasan Timor Leste beberapa waktu lalu harus disikapi serius. Pembangunan Kantor Bea dan Cukai milik Pemerintah Timor Leste di dalam wilayah yang masih disengketakan mengundang kemarahan warga RI perbatasan. "Lokasi itu sebagai zona damai, tidak boleh dilukakan aktivitas di dalamnya," ujar Beribe.

Ia mengingatkan, jika masalah ini terus dibiarkan berkepanjangan, bakal terjadi kekacauan yang lebih besar dan tidak diinginkan semua pihak. "Pemerintah tidak boleh menunggu kasus yang lebih besar kemudian berusaha mengatasinya, tetapi harus dicegah sejak dini agar tidak terjadi hal-hal yang lebih berat," tutur Beribe.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.