Rupa Awan Erupsi Lokon Ini Hebohkan Warga Manado

Kompas.com - 22/09/2012, 16:11 WIB
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com - Letusan Gunung Lokon yang terjadi pada Jumat (21/09/2012) pukul 18.10 WITA menyisahkan sebuah fenomena alam yang marak beredar melalui foto di berbagai jejaring media sosial. Awan hasil erupsi yang mengagetkan warga Tomohon dan Manado tersebut berupa sebuah sosok yang menyerupai malaikat.

Bentuk awan tersebut menarik perhatian banyak orang, karena sangat terlihat jelas dari arah Kota Manado. "Bentuknya persis malaikat yang sedang terbang di langit," ujar Hermondo Kasiadi, warga Manado yang juga mahasiswa STIEPAR Manado.

"Mungkin ini merupakan pertanda baik, bahwa Tuhan tidak akan membiarkan kota Manado dan Tomohon yang diberkati terkena bencana yang dahsyat," timpal Sasmitha Handayani yang turut mengabadikan fenomena tersebut melalui kamera selularnya.

Tidak hanya Hermondo dan Sasmitha, hampir semua pengguna gadget yang dilengkapi dengan kamera tidak ketinggalan mengabadikan kejadian tersebut.


"Cuaca kota Manado sedang cerah dan pada jam itu banyak warga yang sedang keluar rumah, jadi letusannya banyak menarik perhatian," ujar Maya Decline.

Foto-foto awan menyerupai sosok malaikat itu sejak Jumat malam hingga Sabtu (22/09/2012) ini marak beredar di berbagai jejaring sosial seperti Facebook dan Twitter, dan juga lewat broadcasting Blackberry.

Gunung Lokon di Tomohon pada Jumat (21/09) sempat dua kali meletus, pada pagi hari dan kembali meletus pada sore hari. Letusan kali ini bahkan diakui lebih dahsyat dari letusan yang terjadi pada 2011 lalu. Beberapa daerah disekitar Gunung Lokon dihujani abu vulkanis.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Potre Koning, Seni Lingkungan, dan Tiga Seniman

Regional
4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

4 Pembunuh Korban Penculikan di Surabaya Ditangkap, 2 Masih Buron

Regional
ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

ASN Pemkot Padang Terjaring OTT Saber Pungli Terkait Pengurusan BPHTB

Regional
Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Fakta Dua Nenek Kakak-Beradik yang Setia Tingal Bersama, Buta dan Jual Barang untuk Makan

Regional
Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Perjuangan Petugas Padamkan Karhutla di OKI, Lokasi Sangat Jauh dan Motor Digotong Seberangi Kanal

Regional
Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Kronologi Pasutri di Cianjur Tewas Digigit Ular Menurut Warga

Regional
7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

7 Fakta Remaja 17 Tahun Jadi Tulang Punggung karena Ayah dan Ibu Tewas Digigit Ular, Kerja Serabutan Agar Adik Tetap Sekolah

Regional
Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Perusahaan China Siap Investasi Rp 2 Triliun di Aerocity Kertajati

Regional
Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Kesal Ditagih Utang Minuman Arak, Pemuda Bunuh Kakek dan Lari ke Depok

Regional
Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Atasi Anak Kecanduan Gawai, Indonesia Harus Belajar ke Jepang

Regional
Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Ratusan Personel TNI-Polri Siaga di Mimika Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Pasutri Tewas Digigit Ular, Ini Cerita Warga

Regional
19 Tahun Hidup di 'Dunia Malam' Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

19 Tahun Hidup di "Dunia Malam" Lokalisasi Sunan Kuning: Saya Sudah Betah di Sini...

Regional
Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Kabupaten Lingga Kembali Diselimuti Kabut Asap Kiriman dari Jambi

Regional
Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Mengenal Sunan Kuning Penyebar Agama Islam di Semarang, Makamnya Ada di Komplek Lokalisasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X