Sehari Gunung Lokon Meletus Dua Kali

Kompas.com - 21/09/2012, 17:16 WIB
|
EditorFarid Assifa

MANADO, KOMPAS.com - Dalam sehari, Jumat (21/9/2012) Gunung Lokon meletus dua kali, yakni pada pagi hari pukul 10.20 Wita dan pukul 17.10 Wita. 

Abu vulkanik yang membumbung tinggi terlihat sangat jelas dari arah Manado. Angin yang bertiup ke arah Manado akan membuat Kota Manado akan dihujani abu Lokon. "Harus segera beli masker, setelah tadi pagi abu sudah turun, pasti malam ini akan bertambah banyak," ujar Denny Taroreh, warga Manado.

Dari laporan warga yang ada di kaki Gunung Lokon, kini abu yang dimuntahkan Lokon menghujani Desa Kinilow dan Kakaskasen. "Orang-orang keluar rumah mendengar Lokon meletus. Dan sekarang Kinilow hujan abu," ujar Merry Christy yang rumahnya berada dekat dengan Lokon.

Sebelumnya, warga telah diimbau untuk menjauhi radius 2,5 kilometer dari kawah Tompaluan karena aktivitas Lokon yang sangat intens. Abu Lokon yang membumbung tinggi pada letusan kali ini, juga terlihat dari arah Bitung. Dalam sepekan ini Lokon sudah beberapa kali meletus.


Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ganjar Tunggu Balasan Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat, Ternyata Lebih Dulu Ditangkap Polisi

    Ganjar Tunggu Balasan Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat, Ternyata Lebih Dulu Ditangkap Polisi

    Regional
    Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kamar Indekos, Polisi Ungkap Penyebabnya

    Mahasiswa Ditemukan Tewas di Kamar Indekos, Polisi Ungkap Penyebabnya

    Regional
    Bertemu Sultan HB X, Puan Maharani Bahas Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire

    Bertemu Sultan HB X, Puan Maharani Bahas Keraton Agung Sejagat dan Sunda Empire

    Regional
    Ibu di Palembang Ini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan Seharga Rp 25 juta

    Ibu di Palembang Ini Jual Bayi yang Baru Dilahirkan Seharga Rp 25 juta

    Regional
    Ganjar Jawab Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat dengan 3 Pertanyaan Ini

    Ganjar Jawab Pesan Ratu Keraton Agung Sejagat dengan 3 Pertanyaan Ini

    Regional
    Dedi Mulyadi: Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, Kesehatan Anak Terancam

    Dedi Mulyadi: Subsidi Gas 3 Kg Dicabut, Kesehatan Anak Terancam

    Regional
    Ganjar Mengaku Pernah Dikirimi Pesan oleh Ratu Keraton Agung Sejagat lewat Instagram

    Ganjar Mengaku Pernah Dikirimi Pesan oleh Ratu Keraton Agung Sejagat lewat Instagram

    Regional
    Bangunan yang Ditemukan Warga Saat Gali Septic Tank Adalah Kaki Candi, Ini Buktinya

    Bangunan yang Ditemukan Warga Saat Gali Septic Tank Adalah Kaki Candi, Ini Buktinya

    Regional
    Mobil Rombongan Pelayat Tabrak Truk Tronton, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

    Mobil Rombongan Pelayat Tabrak Truk Tronton, 3 Orang Tewas, 1 Kritis

    Regional
    Listrik Padam Belasan Jam, PLN Dituntut Berikan Ganti Rugi pada Warga Kalselteng

    Listrik Padam Belasan Jam, PLN Dituntut Berikan Ganti Rugi pada Warga Kalselteng

    Regional
    Terungkap, Ini Jenis Kelamin Kerangka Manusia yang Ditemukan Duduk di Sofa Rumah Kosong di Bandung

    Terungkap, Ini Jenis Kelamin Kerangka Manusia yang Ditemukan Duduk di Sofa Rumah Kosong di Bandung

    Regional
    Gempa Tektonik Getarkan Dataran Tinggi Dieng, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

    Gempa Tektonik Getarkan Dataran Tinggi Dieng, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

    Regional
    Jokowi Akan Kirimkan Kapal untuk Bersihkan Sampah di Labuan Bajo

    Jokowi Akan Kirimkan Kapal untuk Bersihkan Sampah di Labuan Bajo

    Regional
    2 Pesawat TNI Dikerahkan, Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Belum Juga Ditemukan

    2 Pesawat TNI Dikerahkan, Kapal Pengangkut 25 Drum Avtur Belum Juga Ditemukan

    Regional
    Rajungan Langka di Musim Panen, Nelayan Pasir Putih Menjerit

    Rajungan Langka di Musim Panen, Nelayan Pasir Putih Menjerit

    Regional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X