Kompas.com - 18/09/2012, 15:14 WIB
|
EditorMarcus Suprihadi

PALANGKARAYA, KOMPAS.com- Sebanyak 2.084 mobil berbahan bakar premium dan solar telah mengikuti uji emisi di Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Meski demikian, hasil kegiatan yang diselenggarakan pada pada 11-13 September 2012 itu belum bisa diketahui.

"Hasil uji emisi belum bisa dipublikasikan," kata Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kalteng Mursyid Mursono di Palangkaraya, Selasa (18/9/2012).

Proses setelah uji emisi belum sepenuhnya selesai. Sebab, sampel dari kegiatan itu belum dideteksi. Lokasi uji emisi yakni di Jalan RTA Milono di depan sekretariat Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kalteng, pada 11 September 2012.

Hari berikutnya, kegiatan diselenggarakan di Jalan Ahmad Yani di depan sekolah menengah pertama 1 Palangkaraya. Pada 13 September 2012, uji emisi digelar di Jalan Tjilik Riwut di depan Stadion Toeah Pahoe.

Kegiatan itu tidak dipungut biaya. Mursyid mengatakan, pihaknya bertekad mengoptimalkan program Langit Biru sebagai upaya mengendalikan pencemaran udara. Asal pencemaran itu, baik dari sumber bergerak mau pun bukan.

"Langit Biru menjadi bagian dari program Kementerian Lingkungan Hidup," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X