Unjuk Rasa di Yaman Tewaskan Empat Orang

Kompas.com - 14/09/2012, 08:52 WIB
|
EditorErvan Hardoko

SANAA, KOMPAS.com - Empat orang tewas dalam unjuk rasa menentang video yang menghina Islam di Sanaa, Yaman, Kamis (13/9/2012).

Korban tewas jatuh setelah polisi melepaskan tembakan peluru tajam dan gas air mata untuk membubarkan massa yang marah dan menyerbu Kedutaan Besar AS di kota itu.

Seorang pejabat keamanan di Yaman mengatakan selain korban tewas empat orang lainnya terluka. Kerusuhan itu, lanjut dia, berlangsung hingga larut malam.

Sejumlah saksi mata mengatakan dia melihat tiga kendaraan bermotor dibakar para pengunjuk rasa yang bisa menerobos masuk ke fasilitas milik AS itu lewat sebuah gerbang yang tak terjaga.

Presiden Yaman Abdrabuh Mansur Hadi meminta maaf kepada Presiden Barack Obama atas kejadian itu dan memerintahkan penyelidikan menyeluruh.

Presiden Obama kemudian langsung menghubungi Presiden Mansur Hadi dan menyatakan kekhawatirannya atas keselamatan para pegawai Kedutaan Besar AS di Sanaa.

Obama juga mengucapkan terima kasih kepada Presiden Mansur Hadi karena mengutuk kejadian itu.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland mengatakan sejauh ini semua staf kedubes AS di Yaman dalam kondisi selamat.

 



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X