Tiga Anak Buah Yunita Dibekuk - Kompas.com

Tiga Anak Buah Yunita Dibekuk

Kompas.com - 11/09/2012, 20:09 WIB

SURABAYA, KOMPAS.com — Polisi terus membongkar jaringan germo kelas kakap yang dikoordinasi Yunita alias Keyko. Kali ini tiga anak buahnya berhasil dibekuk. Seorang biasa beroperasi di Semarang, dan dua lainnya di Surabaya.

Ketiganya adalah Nugroho Tjahajono Budiono alias Dion (36), warga Semarang; Lanny alias Nonik (24); dan Gloria alias Nonik Palsu. Ketiganya memiliki sekitar 900 anak buah PSK. Dion mempunyai 600 anak buah, sementara Lanny dan Gloria mempekerjakan 300 anak buah.

''Di Surabaya, Gloria dan Lanny memiliki kamar khusus di apartemen untuk disewakan kepada pelanggan,'' kata Pjs Kanit Jatanum Polrestabes Surabaya Iptu Solikin Ferry, Selasa (11/9/2012).

Keduanya saling bekerja sama dalam menjalankan bisnis kriminal itu. Kadang, keduanya juga menawarkan dirinya sendiri kepada pelanggan, tetapi dengan harga di atas rata-rata anak buahnya, yakni di atas Rp 2 juta sekali kencan.

''Lanny sebenarnya memiliki suami. Urusan bisnis itu diserahkan sepenuhnya kepada Gloria jika suaminya ada di rumah,'' ujarnya.

Sama seperti bos besarnya, Keyko, ketiganya menjalankan bisnis itu tanpa tatap muka dengan pelanggan. Semua aktivitas transaksi hanya melalui layanan BlackBerry Messenger (BBM). Uang muka juga ditransfer melalui rekening bank.

Kemarin, Polrestabes Surabaya merilis tertangkapnya Keyko, yang disebut-sebut sebagai bos besar bisnis esek-esek yang banyak menjaring pelanggan dari kalangan pejabat dan pengusaha besar itu. Keyko yang memiliki sekitar 2.600 anak buah PSK yang menyebar di kota-kota besar di Indonesia itu ditangkap pada 25 Agustus lalu di Kuta, Bali.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorFarid Assifa

    Terkini Lainnya

    AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

    AS Berharap Pertemuan Dua Korea Hasilkan Perdamaian

    Internasional
    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Peluang JK Kembali Jadi Cawapres Hanya Melalui Amandemen UUD 1945

    Nasional
    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara 'Untukmu Indonesia' di Monas

    Panitia Larang Atribut Politik dalam Acara "Untukmu Indonesia" di Monas

    Megapolitan
    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Diduga Korban Tanah Longsor, Dua Kerangka Manusia Ditemukan di Ponorogo

    Regional
    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Senyum Kim dan Moon Saat Bergandengan Tangan Lewati Garis Perbatasan

    Internasional
    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    12 Jembatan Penyeberangan di Sudirman-Thamrin Bakal Dibuat Kekinian

    Megapolitan
    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Gerindra dan PKS Dirikan Sekretariat Bersama Pemenangan Prabowo

    Nasional
    Dilarang Disparbud, Panitia 'Untukmu Indonesia' Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Dilarang Disparbud, Panitia "Untukmu Indonesia" Tetap Akan Bagikan Sembako di Monas

    Megapolitan
    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Pemerintah dan DPR Belum Sepakat soal Definisi Terorisme, Pembahasan RUU Diperpanjang

    Nasional
    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Sopir Kopaja Mabuk Berujung Kecelakaan dengan Honda HR-V di Rasuna Said

    Megapolitan
    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Sepi Pembeli, Pedagang Blok G Ini Tutup Lapak Baju Koko Jelang Ramadhan

    Megapolitan
    Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

    Enam Temuan Ombudsman soal Kebijakan TKA yang Tak Sesuai Fakta Lapangan

    Nasional
    Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

    Ganjaran Vonis Mati untuk 8 WN Taiwan Penyelundup 1 Ton Sabu-sabu...

    Megapolitan
    Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

    Moon kepada Kim Jong Un: Saya Senang Bertemu Anda

    Internasional
    Usung Tema 'Enlightenment', Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

    Usung Tema "Enlightenment", Art Jog 2018 Berkembang Jadi Pergelaran Seni Visual

    Regional

    Close Ads X