Bendera Bintang Kejora Berkibar di Kantor DAP Manokwari

Kompas.com - 09/08/2012, 14:53 WIB
|
EditorFarid Assifa

MANOKWARI, KOMPAS.com -- Puluhan bendera Bintang Kejora (BK) dibentangkan di halaman kantor Dewan Adat Papua wilayah II Manokwari oleh ratusan massa dalam memperingati Hari Pribumi Sedunia, Kamis (9/8).

Bendera Bintang Kejora berbagai ukuran itu, akan diarak massa saat melakukan aksi longmarch memperingati Hari Pribumi yang jatuh pada Kamis, tanggal 9 Agustus 2012.

Namun keinginan massa untuk membawa bendera tersebut, dihalangi petugas dari Polres Manokwari dan Brimob Detasemen C Polda Papua di Manokwari yang berjaga di depan pintu gerbang kantor DAP.

Awalnya, massa bersikeras untuk tetap membawa bendera tersebut, tetapi aparat keamanan tidak mengizinkan massa keluar halaman kantor. Setelah muncul kesepakatan antara massa dan aparat kepolisian, bendera Bintang Kejora akhirnya diturunkan.


Sementara itu, longmarch yang dilakukan oleh ratusan masyarakat yang tergabung dalam Dewan Adat Papua ini, sempat diwarnai kericuhan, setelah aparat kepolisian kembali melarang massa pendemo menggunakan alat pengeras suara. Nyaris terjadi saling lempar batu antara massa dan polisi, namun hal itu segera dicegah sebagian pendemo lainnya.

Longmarch kemudian dilanjutkan melalui jalan-jalan di dalam kota Manokwari, dan berakhir di Gereja Elim Kwawi. Dalam memperingati Hari Peribumi Sedunia tahun ini, para pendemo meminta Pemerintah Republik Indonesia untuk tidak melakukan genoside atau pemusanahan etnis terhadap orang Papua.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Satu Pembunuh dan Pemerkosa Gadis 13 Tahun Divonis 7,5 Tahun Penjara

Regional
Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Viral Foto 2 Bule Lecehkan Tempat Suci di Bali

Regional
Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Sempat Dilarang, Kini Demonstrasi Jelang Pelantikan Presiden Diperbolehkan

Regional
Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Soal Video Mesum Tuban, Polisi Hanya Berlakukan Wajib Lapor

Regional
Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Siswi Korban Pencabulan Guru Les Sembunyikan Kandungan Gunakan Hijab Besar

Regional
Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Guru Silat Cabuli 5 Murid sejak 2016, Modusnya Pijat Peregangan Otot

Regional
Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Jual Miras ke Anak di Bawah Umur, Kakek-Nenek Ditangkap

Regional
Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Kisah Kakek Germanus, Puluhan Tahun Hidup di Gubuk Reyot Tanpa Listrik, Makan dari Belas Kasih Tetangga

Regional
“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

“Si Perut Laper” Milik Jabar Raih Apresiasi dari Pemerintah Pusat

Regional
Gara-gara 'TeLe ApIK' Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Gara-gara "TeLe ApIK" Jateng Raih Penghargaan Top 45 Inovasi Pelayanan Publik

Regional
7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

7 Tahanan Kabur dari Polsek Peusangan Bireuen Dibantu 2 Wanita

Regional
Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Guru Les Vokal yang Cabuli Siswi SMP Jadi Tersangka

Regional
Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Pembunuh Sopir Mobil Rental Divonis Mati, Kejari Garut Akan Banding

Regional
Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Dibesuk Mendikbud, Frans, Siswa SMP Wamena Ceritakan Saat Wajahnya Alami Luka Bakar karena Tolak Ikut Demo

Regional
Harimau Muncul di Kebun Sawit Resahkan Warga

Harimau Muncul di Kebun Sawit Resahkan Warga

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X