Kompas.com - 08/08/2012, 15:37 WIB
|
EditorFarid Assifa

PROBOLINGGO, KOMPAS.com -- Beberapa hari di Bulan Ramadhan ini, Wali Kota Probolinggo, Jawa Timur, HM Buchori bersama sejumlah pejabat dan kepala sekolah, melaksanakan ibadah puasa di luar negeri, yakni Srilanka.

Buchori berada di Srilanka dari 5 hingga 9 Agustus 2012. Tapi, acara ke luar negeri tersebut bukan untuk safari Ramadhan, melainkan studi banding terkait sanitasi kota dan lingkungan.

Hal itu dikatakan Kepala Bagian Humas dan Protokol Gatot Wahyudi, Rabu (8/8/2012). Menurutnya, ada 13 orang yang ke Srilanka. Di antaranya, Wali Kota HM Buchori, Kepala BLH Budi Krisyanto, Direktur RSUD dr Bambang Agus Suwignyo, Kepala Dinas Pendidikan Endro Suroso, dan sejumlah kepala SMK, SMA dan SMP.

"Pak Wali dan para pejabat serta kepala sekolah tersebut, melakukan studi dan kunjungan balasan terkait dengan kerja sama bidang lingkungan. Persisnya, manajemen sampah dan sanitasi kota, kesehatan lingkungan sekolah, dan kesehatan lingkungan masyarakat," jelasnya.

Tapi, Gatot tidak menjelaskan studi banding tersebut dilakukan ke kota mana di Srilanka. Yang jelas, kata Gatot, beberapa waktu lalu, ada seorang wali kota dari negara Srilanka yang bekerja sama dengan belajar tentang lingkungan di Kota Probolinggo.

Gatot menambahkan, wali kota dari Srilanka tersebut mendapatkan informasi bahwa Kota Probolinggo sering meraih penghargaan di bidang lingkungan dan dikenal sebagai Kota Seribu Taman.

"Kota Probolinggo sudah meraih Adipura dan Adiwiyata 5 kali berturut-turut. Di sini penghijauan dan keindahan lingkungannya mulai dilirik negara luar," tukasnya.

Disinggung soal biaya perjalanan ke luar negeri tersebut, Gatot mengatakan bahwa dananya dari masing-masing pejabat dan kepala sekolah yang ikut, tapi tetap bersumber dari APBD karena kunjungan ke Srilanka tersebut perjalanan dinas resmi. "Tapi, Insya Allah Pak Wali dan rombongannya yang muslim tetap berpuasa," seloroh Gatot.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.