Ungkap Sabu 1,008 Kg, Polres Balikpapan Dapat Penghargaan - Kompas.com

Ungkap Sabu 1,008 Kg, Polres Balikpapan Dapat Penghargaan

Kompas.com - 26/06/2012, 22:28 WIB

BALIKPAPAN, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (26/6/2012) ini memberikan piagam penghargaan kepada Polres Balikpapan, yang berhasil mengungkap kasus narkoba jenis sabu seberat 1,008 kg (1 kg, 8 gram) senilai Rp 3 miliar.  

Kepala Bagian Humas Pemkot Balikpapan, Sudirman, menyerahkan penghargaan tersebut kepada Kepala Polres Balikpapan Ajun Komisaris Besar Sabar Supriyono, di Kantor Polres Balikpapan.

"Pengungkapan ini menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba yang tren-nya terus meningkat," ujar Sudirman.

Kaltim, menurut Sabar, tak luput menjadi sasaran empuk peredaran narkoba di Indonesia. Memberantas narkoba adalah pekerjaan yang harus terus dilakukan.

"Tangkapan ini besar. Jumlah 1,008 kg ini bisa digunakan sekitar 5.000 pengguna , karena per paket sabu biasanya 0,3 gram," kata Sabar.

Pengungkapan kasus bermula dengan ditangkapnya MAT (28) dan DSR (26) di daerah Straat III, Balikpapan, Senin sore lalu. MAT hendak menyerahkan paket sabu itu kepada DSR.

Mendapat informasi, polisi segera menangkap keduanya. Dari pengembangan, diketahui pemilik paket sabu tersebut adalah AM (38), penghuni Rutan Balikpapan. AM pun ditangkap.

 


EditorAgus Mulyadi

Terkini Lainnya

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

Internasional
Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

Nasional
Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

Regional
Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

Internasional
Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

Nasional
Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

Internasional
Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

Internasional
Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

Nasional
Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

Regional
Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

Regional
Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

Nasional
Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

Regional
Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

Internasional
Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

Internasional
Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

Regional

Close Ads X