Kompas.com - 23/06/2012, 15:35 WIB
|
EditorFransiskus Sarong

BANDA ACEH, KOMPAS.com Gempa berkekuatan 6,6 skala Richter yang mengguncang sebagian wilayah Aceh, Sabtu (23/6/2012) pukul 11.34, berpusat di dalam lempeng Indo-Australia. Gempa ini terjadi akibat aktivitas lempeng Indo-Australia yang masuk ke bawah Pulau Sumatera.

Peneliti kegempaan pada Pusat Penelitian Mitigasi Bencana (PPMB) Institut Teknologi Bandung, Irwan Meilano, mengungkapkan, dilihat dari pusat gempa yang berada pada 24 kilometer Barat Laut Kota Subulussalam, dengan kedalaman 103 kilometer, diperkirakan gempa dekat dengan pantai.

Posisi tersebut dekat dengan pertemuan lempeng Indo-Australia yang berada di barat Sumatera dengan Pulau Sumatera. Pertemuan tersebut menyebabkan terjadinya mekanisme naik pada daratan sehingga terjadi gempa.

"Gempa seperti ini jarang terjadi," kata dia. Gempa dengan mekanisme naik tersebut pernah terjadi dengan getaran yang relatif besar pada September 2009 lalu di Padang, yang mencapai 7,6 SR. Namun, gempa yang berpusat di barat laut Kota Subulussalam, Sabtu siang tadi, tak sebesar gempa di Padang.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.