97 Persen Siswa SMA di Manggarai Timur Lulus UN - Kompas.com

97 Persen Siswa SMA di Manggarai Timur Lulus UN

Kompas.com - 26/05/2012, 09:52 WIB

BORONG,KOMPAS.COM - Prosentase kelulusan ujian nasional tingkat SMA di Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur tahun ini mencapai 97,30 persen. Dari seluruh peserta UN di kabupaten ini yang mencapai 1.617 orang, sekitar 2,7 persen atau 75 orang dinyatakan tidak lulus.

Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Manggarai Timur, Selamat Fransiskus, menjelaskan ada beberapa sekolah yang siswanya lulus 100 persen, di antaranya adalah SMA Seminari XII Kisol, SMAN 1 Borong, SMAN 1 Elar. SMAN 3 Elar, dan Madrasah Aliyah Pota.

Kepala Sekolah SMA Seminari XII Kisol, Pastor Frederikus Jehalu, mengungkapkan bangga dengan sekolahnya yang mampu mempertahankan prestasi kelulusan dari tahun ke tahun. "Ini merupakan perjuangan dari semua pihak, baik guru-guru yang mengajar di Seminari XII Kisol maupun siswa yang tekun dalam mengikuti mata pelajaran serta mengikuti bimbingan dan try out," katanya.

Ia menambahkan,  rasa bangganya bertambah karena dua siswanya berhasil meraih nilai tertinggi di Kabupaten Manggarai Timur yakni, Martinus Kristian Mbui, siswa IPA dengan nilai IPA Biologinya, 9,25 sementara Anselmus Karso, Siswa IPS dengan nilai IPS Geografinya, 9,80.

Sementara itu sekolah dengan prosentase kelulusan paling rendah terdapat di SMA Negeri Sambi Rampas, Kecamatan Sambi Rampas dengan prosentase kelulusan hanya 22,65 persen. Selanjutnya adalah SMAN 2 Elar dengan prosentase kelulusan 86,31 persen dan SMA Katolik Mukun, yaitu 89,13 persen.

Persentase kelulusan SMA/SMK Kabupaten Manggarai Timur yang menurun dari tahun 2011 lalu mendapatkan sorotan dari DPRD Kabupaten Manggarai Timur. Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Manggarai Timur, Wilybrodus Nurdin menilai rendahnya prosentase kelulusan tersebut disebabkan instansi yang terkait tidak memiliki target pencapaian yang jelas.

"Jangan hanya menyalahkan guru dan siswa yang tidak lulus, melainkan ada kesalahan manajemen dalam mendesain pendidikan di Kabupaten Manggarai Timur," katanya.

Nurdin berharap, dengan adanya penurunan persentase kelulusan, dinas akan ada pembenahan penddikan dari tingkat Taman Kanak-Kanak sampai tingkat SMA.

 

 


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorLusia Kus Anna

    Terkini Lainnya

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Peti Matinya Dihancurkan, Lansia di China Dapat Kompensasi Rp 2 Juta

    Internasional
    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Mulai Tahun Ini, Calon Jemaah Haji yang Meninggal Dunia Bisa Digantikan Keluarganya

    Nasional
    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Kepada Sudirman, Ganjar Minta Diajari Buka 5 Juta Lapangan Kerja dalam 5 Tahun

    Regional
    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Partai Hijau di Australia Desak Legalisasi Ganja

    Internasional
    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Kekuatan Jokowi Untuk Pilpres 2019 Dianggap Lebih Besar Daripada 2014

    Nasional
    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Kasus Korupsi Berlian Rp 208 Triliun, Parlemen Zimbabwe Panggil Mugabe

    Internasional
    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Tertimpa Boneka Beruang saat Tidur, Bayi 18 Bulan Meninggal

    Internasional
    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Politisi PDI-P Sebut Jokowi dan Prabowo Bisa Bersatu, Asalkan...

    Nasional
    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Ida Fauziyah Sebut Perempuan Paling Banyak Terdampak Kemiskinan di Jateng

    Regional
    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Para Perempuan Pengelola Sampah untuk Selamatkan Bumi

    Regional
    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Sandiaga Bantah Bahas Bersatunya Jokowi-Prabowo Saat Bertemu Ketum PPP

    Nasional
    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Berteduh di Pos Ronda, Warga Sukabumi Diduga Tewas Tersambar Petir

    Regional
    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Kota di AS Larang Polisinya Berlatih dengan Militer Israel

    Internasional
    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Dilarang ke Pesta Ultah Teman, Gadis 14 Tahun Lompat dari Lantai 15

    Internasional
    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Ganjar Tepis Anggapan soal Keterlambatan Pengadaan E-KTP di Jateng

    Regional

    Close Ads X