Peresmian Prasasti "Ambon untuk Perdamaian Dunia" Batal

Kompas.com - 15/05/2012, 18:06 WIB
|
EditorTri Wahono

AMBON, KOMPAS.com - Peresmian "Prasasti Ambon untuk Perdamaian Dunia" yang sedianya digelar hari ini, Senin (15/5/2012) di Monumen Gong Perdamaian Dunia di Kota Ambon (GDP) batal dilakukan..

Acara yang sedianya dihadiri sejumlah duta besar negara sahabat untuk Indonesia ini batal digelar akibat dampak bentrokan antarwarga yang terjadi di Ambon tadi pagi.

Wakil Presiden Pemuda Dunia, Ahmad Dolly Kurnia, yang rencananya akan membuka kegiatan tersebut bahkan telah meninggalkan Kota Ambon.

Ketua DPP KNPI, Akbar Julfakar kepada wartawan di kawasan Tugu Gong Perdamaian Dunia mengatakan, peresmian prasasti tersebut ditunda hingga tanggal 23 Juli mendatang.

"Kita realistis saja. Kita tidak dapat memaksakan kegiatan ini. Makanya untuk sementara ditunda dulu hingga HUT KNPI pada tanggal 23 Juli nanti," katanya.

Ia berharap, dari peresmian prasasti ini, pesan damai akan disebarkan dari Kota Ambon untuk Indonesia dan dunia.

Selain itu, ia juga meminta agar pemuda dapat berperan aktif dalam mewujudkan perdamaian sejati di Kota Ambon.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Kalau pemudanya damai, daerah ini pasti akan damai. Harapan kita, kegiatan ini nantinya akan membawah pesan damai dari Ambon ke dunia dan Indonesia," ungkapnya.

Meskipun terjadi bentrokan antarwarga, namun ia menilai Kota Ambon sangat kondusif. Ia juga memuji pemuda di Kota Ambon yang terus ada dalam kebersamaan.

"Kalau saya lihat kelihatannya tidak ada apa-apa di sini. Kondisinya sangat aman kok," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.