Curi Sepeda untuk Beli Susu Anak

Kompas.com - 23/04/2012, 14:58 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto

KEDIRI, KOMPAS.com — Anang Ariyanto (27), warga Pakunden, Pesantren, Kota Kediri, Jawa Timur, diamankan oleh anggota Kepolisian Resor Kediri Kota, Jawa Timur. Anang tertangkap basah saat melakukan pencurian sepeda gunung di sebuah warnet di Kelurahan Balowerti, Kecamatan Kota, Minggu (22/4/2012) sore.

Ia hampir menjadi bulan-bulanan massa sebelum akhirnya petugas datang mengamankannya. Dari pemeriksaan diketahui bahwa pria berpostur tubuh kecil itu sudah 11 kali melakukan aksinya di beberapa tempat berbeda. Kesemua aksinya dilakukan dalam jangka waktu sebulan saja.

"Dari tersangka, kami amankan 11 barang bukti. Beberapa sudah dijual, digadaikan, dan ada pula yang masih disimpan," kata Ajun Komisaris Surono, Kasubag Humas Polres Kediri Kota, Senin (23/4/2012).

Sementara tersangka Anang mengaku terpaksa melakukan aksinya karena hasil profesinya sebagai pengamen tidak mencukupi kebutuhan keluarga. Terlebih ia mempunyai anak perempuan yang masih balita. "Untuk beli susu anak saya, Mas," aku Anang saat ekspos kasus di Mapolres Kediri Kota.

Sebagian hasil curian telah ia jual di Pasar Setonobethek dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 60.000 hingga Rp 300.000 per unit. Ada pula yang ia gadaikan di Kantor Pegadaian. Kini, ia masih diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut dan akan dijerat dengan Pasal 363 KUHP.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.