Tujuh Kapal Nelayan Tenggelam Dihantam Ombak

Kompas.com - 18/03/2012, 16:41 WIB
Penulis Rini Putri
|
EditorErlangga Djumena

SINJAI, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh kapal nelayan asal Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan dikabarkan tenggelam setelah dihantam ombak saat sedang berada di perairan Pulau Salura, Sumba, Nusa Tenggara Barat. Demikian Petugas Pos Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sinjai, Amal Ahsan yang dihubungi melalui telepon genggamnya, Minggu (18/03/2012) sore.

Amal yang saat ini tengah berada di Jakarta, menceritakan jika dirinya mendapat informasi dari pelaksana darat group KM Star Mild bernama Muhammad Nur, jika kapal nelayan yang berada di Sumba dihantam ombak besar.

Data sementara yang diperoleh Ahmal mencatat tujuh kapal yang dinyatakan tenggelam yakni KM Star Mild 01, 02, 03, 09, 05, Cahaya Madinah dan KM Bintang, sementara KM Star Mild 04, kondisi badan kapalnya dalam keadaan pecah sementara penumpangnya selamat. "Saya belum mendapat informasi nama-nama penumpangnya, ini baru data awal yang saya pegang. Yang jelas kapal-kapal nelayan itu dihantam ombak disaat para nelayan sedang mencari ikan di perairan Sumba. Mereka tidak mengira jika angin barat bisa datang, dari perkiraan mereka, jika angit barat sudah berlalu," jelas Ahmal.

Ahmal menambahkan, dari beberapa kapal yang tenggelam, beberapa penumpangnya selamat yakni Darwin dan beberapa nelayan lainnya belum diketahui keberadaannya. "Kita masih menunggu informasi lebih lanjut," jelasnya.

Ahmal berharap pemerintah Sumba agar bisa membantu para nelayan untuk merawat nelayan asal Sinjai yang dinyatakan selamat serta mengembalikan mereka ke kampung halamannya. Hingga kini, pemerintah Kabupaten Sinjai masih terus berupaya melakukan koordinasi dengan pihak Pemerintah Sumba, agar dapat mengetahui keberadaan para nelayan yang sampai saat ini belum jelas keberadaannya.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Siap-siap, Kota Madiun akan Terapkan E-TLE di Seluruh Wilayah

Siap-siap, Kota Madiun akan Terapkan E-TLE di Seluruh Wilayah

Regional
Saking Kesalnya Disebut Duda, Sandra Tak Menyesal Bunuh Teman dengan Sadis

Saking Kesalnya Disebut Duda, Sandra Tak Menyesal Bunuh Teman dengan Sadis

Regional
Buruh Bangunan Ini Menangis, Anaknya Kritis Dihantam Batu oleh Gangster, Operasi Tak Ada Biaya

Buruh Bangunan Ini Menangis, Anaknya Kritis Dihantam Batu oleh Gangster, Operasi Tak Ada Biaya

Regional
Cerita Atlet Difabel, Mengubah Keterbatasan Jadi Tanpa Batas

Cerita Atlet Difabel, Mengubah Keterbatasan Jadi Tanpa Batas

Regional
'Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh'

"Kalau Tetap Diliburkan, Kami Takut Anak-anak Kami Jadi Bodoh"

Regional
R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

R Berprofesi Sopir Taksi Online dan Dijanjikan Rp 4 Juta untuk Antar Jemput Artis HH

Regional
Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Tidak Ada Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah NTB hingga September 2020

Regional
Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Saat Ibu-ibu Bawa Anak Protes, Ingin Sekolah Tatap Muka Dilakukan di Tengah Pandemi...

Regional
Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram 'Pemberian' SBY untuk Modal Usaha

Cerita Agen Koran Gadaikan Cincin Emas 4 Gram "Pemberian" SBY untuk Modal Usaha

Regional
Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Muncikari Artis HH Diduga Seorang Fotografer, Polisi Memburunya

Regional
Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Lapak PKL di Puncak Bogor Dibongkar karena Sering Dikerumuni Wisatawan

Regional
[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

[POPULER NUSANTARA] Ganjar Bantah Solo Zona Hitam | Pernikahan Gadis di Bawah Umur

Regional
Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Sekdes yang Curi Kotak Amal Mushala Diberhentikan

Regional
145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

145 Kali Donasi Darah, Suparman: Kalau Enggak Donasi Badan Loyo, Kerja Enggak Semangat

Regional
'Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain'

"Jika Sekolah Ini Diliburkan, Kami Akan Memindahkan Anak Kami ke Sekolah Lain"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X