Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Judi "Online" Dibongkar

Kompas.com - 04/03/2012, 02:28 WIB

Jakarta, Kompas - Bandar judi online beromzet Rp 400 juta per hari dibongkar Satuan Kejahatan dan Kekerasan pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Bisnis judi yang sudah berjalan dua tahun ini menggunakan situs www.kakakxxxx.com untuk menjaring anggota.

Pemilik bisnis judi itu, RH (51), masih buron. Saat ini, RH diketahui berada di China.

Polisi baru menangkap enam orang yang bekerja sebagai operator dalam usaha judi online itu dan ditetapkan menjadi tersangka, yakni LAS (25), RC (23), OPP (21), EK (21), ST (22), dan NN (18). Mereka berasal dari Pontianak, Kalimantan Barat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto, Sabtu (3/3), memaparkan, bisnis judi itu terungkap pada 29 Februari setelah Satuan Kejahatan dan Kekerasan menggerebek rumah RH di Jalan Jati Raya Nomor 72, RT 08 RW 10, Kelurahan Jati Padang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

”Rumah itu digerebek pukul 10.00, memanfaatkan kesempatan saat pembantu di rumah itu keluar. Sebab, kalau dipaksa masuk, akan menimbulkan keributan karena pagar rumahnya cukup tinggi,” ujar Rikwanto.

Dari rumah itu, RH, dibantu enam tersangka yang telah ditangkap, menjalankan bisnisnya selama 24 jam tanpa henti.

Total anggota yang berhasil mereka jaring hingga saat ini 22.000 orang dari Indonesia dan beberapa negara lain. Bahkan, di situsnya diklaim bahwa sudah ada 30.000 anggota yang tergabung dalam judi online itu.

Polisi mengamankan tujuh set komputer serta delapan key bank (token yang berfungsi untuk mentransfer uang kepada nasabah). Selain itu, juga diamankan uang Rp 300 juta yang ditarik dari rekening Bank Mandiri dan Bank Central Asia (BCA) milik bisnis judi itu, tempat menyimpan uang deposit para anggota.

Menurut Kepala Satuan Kejahatan dan Kekerasan pada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Helmi Santika, setiap anggota baru yang mendaftar diwajibkan memberikan deposit minimal Rp 200.000.

Dengan deposit itu, seorang anggota baru bisa mengakses permainan yang disediakan, seperti judi bola, kasino, togel singapura, dan mickey mouse.

Bahkan, untuk beberapa jenis permainan kasino, setiap anggota yang bermain diwajibkan memiliki saldo Rp 15 juta hingga Rp 100 juta. Uang deposit dari anggota kemudian disimpan dalam rekening BCA dan Bank Mandiri.

LAS bertugas mentransfer uang kemenangan kepada anggota. RC berkomunikasi dengan anggota di Yahoo Messenger. OPP membuat akun anggota, sementara ST mengonfirmasi pendaftar. Tersangka paling muda, NN, bertugas menghapus data anggota yang dalam waktu sebulan tidak aktif.

”Mereka ini masing-masing memperoleh gaji Rp 2 juta per bulan,” ujar Helmi.

Uang ditransfer ke setiap rekening pemenang permainan. Pengiriman dilakukan menggunakan token yang diperoleh dari BCA dan Bank Mandiri, tempat menyimpan uang deposit anggota.

”Token ini mereka peroleh dari pihak bank karena memang bank memberikan alat token ini kepada usaha yang berbasis online,” lanjutnya.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto menduga bahwa pelaku tidak hanya menggunakan satu alamat situs, tetapi juga beberapa alamat. Dari situs www.kakakxxxx.com disebutkan bahwa anggota dapat mengakses permainan di dua situs lain, yakni www. agentxxxx.com dan www. topxxxx.us.

Semalam, beberapa bagian dari situs itu masih bisa diakses, belum diblokir. (MDN)

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com