Tim Peningkatan Produksi Beras Dibentuk

Kompas.com - 04/01/2012, 16:53 WIB
|
EditorRobert Adhi Ksp

AMBON, KOMPAS.com - Tim lintas sektor dibentuk oleh Pemerintah Provinsi Maluku untuk meningkatkan produksi beras di Maluku. Provinsi Maluku menargetkan swasembada beras pada tahun 2014.

Kepala Dinas Pertanian Maluku Syuryadi Sabirin, di Ambon, Maluku, Rabu (4/1/2012), mengatakan tim lintas sektor itu dibentuk karena peningkatan produksi beras tidak bisa semata bergantung pada dinas pertanian. Dengan begitu, masalah peningkatan produksi beras di Maluku bisa dihadapi bersama, tambahnya.

Peningkatan produksi dilakukan dengan target mencapai swasembada beras pada tahun 2014. Saat ini, kebutuhan beras masyarakat Maluku setiap tahunnya mencapai sekitar 120.000 ton beras.

Sebanyak 58.000 ton beras diantaranya dicukupi dari empat kabupaten penghasil beras di Maluku, sedangkan sisanya didatangkan dari luar Maluku, yaitu Sulawesi Selatan dan Pulau Jawa. "Tahun 2014, pemerintah menargetkan tidak perlu lagi beras didatangkan dari luar Maluku," tambahnya.

Sejumlah langkah yang akan dilakukan untuk mencapai target tersebut adalah pencetakan 10.000 hektar sawah baru, pemberian benih unggulan, pembangunan saluran irigasi, pupuk berimbang, dan pengendalian hama.

Di Maluku ada empat kabupaten penghasil beras, yaitu Buru, Maluku Tengah, Seram Bagian Timur, dan Seram Bagian Barat. Mayoritas dari beras ini diproduksi oleh petani transmigran dari sejumlah daerah di luar Maluku. 

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X