Selingkuh, Suami Bunuh Istri di Makassar - Kompas.com

Selingkuh, Suami Bunuh Istri di Makassar

Kompas.com - 08/11/2011, 23:32 WIB

MAKASSAR, KOMPAS.com — Syahria, warga Jalan Andi Pettarani III, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (8/11/2011), ditemukan tewas di Jalan Abdullah Dg Sirua, Kecamatan Panakukang, Kota Makassar.

Syahria tewas di tangan suaminya sendiri karena dituduh berselingkuh. Penemuan mayat wanita ini lantas membuat geger warga setempat. Mayat ditemukan terlentang dengan luka tusukan pada perut dan luka sabetan di bawah kiri payudara dan bahunya.

Kepolisian Sektor Panakukang yang tiba di lokasi kemudian menemukan identitas mayat adalah Syahria (34), warga Jalan Andi Pettarani III, Kelurahan Tamamaung, Kecamatan Panakkukang. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diperiksa.

Menurut salah satu keluarga korban, Sania (34), dia menemukan mayat tersebut dalam keadaan terlentang di pinggir jalan. Ia lalu melaporkan hal ini ke Polsek Panakukang. Pemeriksaan menunjukkan terdapat dua luka tusukan di dada sebelah kiri dan perut.

Sania juga menambahkan, Syahria kerap menceritakan soal rumah tangganya ketika sedang mencuci di sumur. Ia kerap diancam akan dibunuh oleh selingkuhannya, Azis, kalau kembali ke suaminya. "Syahria dengan suaminya sudah pisah rumah sejak lama karena sering berselisih," ujar Sania.

Informasi menunjukkan bahwa kejadian berawal pada Selasa (8/11/2011) dini hari, saat suaminya, Sunardi (26), menghubungi korban untuk datang mengambil uang guna membeli susu buat anaknya yang masih berumur dua bulan.

Saat bertemu, keduanya beradu mulut hingga pelaku, yang telah membawa pisau, menikam istrinya. Korban sempat melawan, tetapi tidak berhasil menyelamatkan diri. Pelaku lalu meninggalkan lokasi kejadian setelah mengetahui istrinya tidak bernyawa.

Kepolisian Sektor Panakukang yang menerima laporan tersebut langsung mengidentifikasi lokasi kejadian dan mengejar pelaku dengan mengumpulkan keterangan keluarga pelaku.

Kepala Kepolisian Sektor Panakukang Komisaris Me Nur Akbar mengatakan, pelaku dibekuk di Jalan Rappocini, Kecamatan Rappocini. Dari tangan pelaku diamankan sebilah pisau daging yang digunakan untuk membunuh korban.

Akbar juga menjelaskan, kendati belum berstatus cerai, hubungan pelaku dengan korban sudah tidak baik dan kerap bertengkar. "Kami akan menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku untuk pertanggungjawaban perbuatannya," ungkap Akbar saat ditemui wartawan.


EditorGlori K. Wadrianto

Terkini Lainnya

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Kim Jong Un Jenguk Korban Kecelakaan Bus Wisata di Rumah Sakit

Internasional
Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Bantah Ada Intimidasi, Polisi Tuding Bos First Travel Berbohong

Nasional
Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Rhoma Irama Sebut Sudirman Said Penuhi Kriteria Pemimpin Muslim

Regional
Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Kelompok Pengedar Uang Palsu Diringkus Polisi, Dua di Antaranya Pelajar dan Mahasiswa

Regional
Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Pengakuan Gatot Nurmantyo soal Kedekatannya dengan Tomy Winata dan Logistik Pencapresan

Nasional
Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Saat Perwakilan Ojek Online Se-Indonesia Mengadu ke DPR

Megapolitan
Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Elektabilitas Jokowi Meningkat, PSI Fokus Tangkal Isu Hoaks Kebijakan Pemerintah

Nasional
Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Jaksa Minta Waktu 2 Minggu Susun Tuntutan First Travel

Nasional
Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Sempat Buron, Pelaku Penembakan di Nashville Ditangkap

Internasional
Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Kehilangan Rumah karena Terseret Arus Sungai, 3 Keluarga Korban Tidur di Emperan Jalan

Regional
Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Pria di Kanada Tabrak Kerumunan Pedestrian Pakai Mobil, 10 Orang Tewas

Internasional
Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Jaksa: Rp 14,3 Juta Bisa Berangkatkan Jemaah, Logikanya di Mana?

Nasional
Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Merasa Pegawai Biasa, Kepala Divisi Keuangan First Travel Minta Keringanan Hukuman

Nasional
Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Cerita Gatot Nurmantyo Duduk Bersebelahan dengan Prabowo di HUT Kopassus

Nasional
Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Usai Pesta Miras, Empat Pemuda Perkosa Seorang Gadis di Kompleks Makam

Regional

Close Ads X